Thursday, June 27, 2019
Depan > Kemasyarakatan > Ansor Sumberasih Gelar Festival Hadrah Al Banjari

Ansor Sumberasih Gelar Festival Hadrah Al Banjari

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo menggelar Festival Hadrah Al Banjari Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor, Minggu (24/12/2017) pagi. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta dari Kabupaten dan Kota Probolinggo.

Dalam festival ini masing-masing grup diberikan durasi tampil selama 12 menit untuk menunjukkan ketrampilannya. Selanjutnya mereka akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Ust. Syaihu dan Ust. Khoirul Huda dari Kota Probolinggo . Serta Ust Syamsul Huda, Ust. Achmadi dan Ust Taufiq dari Kabupaten Probolinggo.

“Kriteria penilaian kami fokuskan kepada vocal, pukulan al Banjari dan Adabuttilawah. Ketentuan umumnya, mereka adalah utusan pesantren atau sekolah Fatayat NU dan Muslimat NU,” kata Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sumberasih H Abdul Mujib.

Menurut Mujib, kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat grup-grup hadrah Al Banjari yang ada di Kota dan Kabupaten Probolinggo. Disamping untuk semakin baik lagi dalam menyanjung Rasulullah SAW.

“Melalui kegiatan ini harapan kedepan bisa ikut andil memasyarakatkan sholawat dan mensholawatkan sholawat serta membuat kegiatan pemuda yang positif,” harapnya.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris PAC GP Ansor Kecamatan Sumberasih Abdul Jalal. Menurutnya, kegiatan ini dimaksudkan untuk menanamkan kecintaan dalam bersholawat kepada para pemuda Kota dan Kabupaten Probolinggo, khususnya Kecamatan Sumberasih.

“Dimana setiap bulan kita mengadakan rutinan MDS dengan sholawat hadrah yang diikuti oleh Ranting MDS se-Kecamatan Sumberasih. Dengan semangat yang luar biasa itu kita adakan acara Festival Al Banjari ini untuk menggali potensi dan lebih cinta pada sholawat Nabi Muhammad SAW, ” katanya.

Sementara Ketua PAC MDS Rijalul Ansor Kecamatan Sumberasih Ust. M Yusuf Arief menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk membuat pemuda dan pemudi berani tampil bersholawat cinta nabi bukan untuk jadi juarannya tapi menjadi pecinta nabi yang rindu pada baginda Rasulullah SAW.

“Kegiatan ini bisa dijadikan sebagai ajang silaturahim grup hadrah, menyambut kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW dan mengajak pemuda pemudi untuk cinta sholawat sehingga mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya. (wan)