Saturday, December 7, 2019
Depan > Kesehatan > Ajak Profesi Kesehatan dan Civitas STIKes Ikhtiar Selesaikan Masalah Stunting

Ajak Profesi Kesehatan dan Civitas STIKes Ikhtiar Selesaikan Masalah Stunting

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE mengajak seluruh masyarakat terutama insan kesehatan dari profesi kesehatan maupun kalangan civitas Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) untuk bersama-sama ikut andil dalam ikhtiar penyelesaian masalah stunting di Kabupaten Probolinggo.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Tantri pada saat memberikan arahan kepada 458 wisudawan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Hafshawaty Zainul Hasan (Zaha) Genggong Kecamatan Pajarakan saat mengikuti prosesi wisuda yang digelar di Gedung Islamic Center (GIC) Kota Kraksaan, Kamis (24/10/2019) siang.

“Dengan mengupayakan adanya perhatian bersama dari segenap elemen masyarakat merupakan upaya percepatan bagi penanganan permasalahan kesehatan yang selama lima tahun terakhir ini menjadi perhatian bersama bagi pemerintah pusat maupun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Bupati Tantri mengemukakan, selama lima tahun pihaknya berikhtiar bersama seluruh stakeholder menangani stunting akhirnya upaya tersebut membuahkan hasil yang signifikan. Saat ini angka stunting di Kabupaten Probolinggo mengalami penurunan mencapai 11%, dimana angka stunting sebelumnya berada pada angka 49,9%.

“Angka penurunan tersebut merupakan hasil yang paling signifikan pada tingkat nasional. Jika kemudian permasalahan stunting ini menjadi tanggung jawab bersama terutama bagi insan-insan kesehatan, maka InsyaAllah kita semakin optimis bahwa kita mampu untuk segera keluar dari permasalahan besar ini,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri berharap kepada seluruh wisudawan untuk bersama-sama meluruskan niat dan menyamakan mindset sebagai manusia yang senantiasa berikhtiar menebar manfaat kepada sesama melalui keberkahan umur dan ilmu. Salah satunya adalah untuk bersama-sama berjihad mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur melalui pintu pembangunan bidang kesehatan dan pendidikan.

“Selamat atas kelulusan ini semoga ilmunya manfaat dan barokah, yayasan dan STIKes Hafshawaty senantiasa diberikan kemudahan berjuang dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan keagaman. Ini merupakan benteng bagi kita dalam menghadapi tantangan zaman saat ini,” tandasnya.

Sementara dalam wisuda tersebut, ada sebanyak 438 mahasiswa yang diwisuda yang berasal dari lima Program Studi. Diantaranya, D III Keperawatan, D III Kebidanan, D IV Kebidanan, S 1 Keperawatan dan Profesi Ners. (dra)

cww trust seal