Wednesday, September 29, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Tujuh Orang Positif Terkonfirmasi Virus Corona

Tujuh Orang Positif Terkonfirmasi Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Hingga Kamis (13/8/2020) malam, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 284 orang dengan keterangan 25 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 247 orang sembuh dan 12 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan tambahan 7 orang terkonfirmasi positif COVID-19 ini masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana.

“Mereka merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya. Ketujuh orang tersebut dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari BBTKL (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan) Surabaya,” katanya.

Anang merinci 7 orang positif COVID-19 ini diantaranya perempuan berusia 56 tahun dari Desa Kedungsari Kecamatan Maron, perempuan berusia 25 tahun dari Desa Sumberkatimoho Kecamatan Krejengan, laki-laki berusia 48 tahun dari Desa Kalirejo Kecamatan Dringu, perempuan berusia 28 tahun dari Desa Pabean Kecamatan Dringu, perempuan berusia 41 tahun dari Desa Tambakrejo Kecamatan Tongas, perempuan berusia 43 tahun dari Desa Curahtulis Kecamatan Tongas dan laki-laki berusia 53 tahun dari Desa Pendil Kecamatan Banyuanyar.

“Alhamdulillah, saat ini kondisinya sehat wal afiat karena memang masuk dalam kategori OTG (Orang Tanpa Gejala). Ketujuh orang tersebut sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Menurut Anang, untuk tracingnya dari yang kontak erat dari kasus sebelumnya ini sudah dilakukan sebelumnya, karena memang mereka merupakan produk dari hasil tracing. Tetapi tetap sesuai dengan protokol kesehatan nanti akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan.

“Tetapi yang pasti apapun hasil tracingnya, kontak-kontak eratnya baik keluarga maupun rekan kerjanya akan dilakukan pemeriksaan rapid untuk mengetahui resiko penularannya. Kalau memang diperlukan maka akan kita lakukan pemeriksaan swab,” pungkasnya. (wan)