Sunday, September 26, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Tujuh Orang Pemudik dan Pedagang Pasar Sembuh dari COVID-19

Tujuh Orang Pemudik dan Pedagang Pasar Sembuh dari COVID-19

Reporter : Syamsul Akbar
TONGAS – Jumlah orang yang sembuh dari Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo kembali bertambah. Hingga Rabu (10/6/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat ada 7 (tujuh) orang yang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan dengan adanya tambahan 7 orang ini, maka total orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh di Kabupaten Probolinggo mencapai 91 orang atau setara dengan 75,83% dari jumlah kasus sebanyak 120 orang. Sehingga masih ada 27 orang yang masih menjalani perawatan dan isolasi serta 2 orang meninggal dunia.

“Tujuh orang terkonfirmasi positif COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh ini berasal dari dua klaster yang berbeda. Yakni, Klaster Pemudik sebanyak 3 orang dan Klaster Pasar sebanyak 4 orang,” katanya.

Menurut Anang, untuk Klaster Pemudik terdiri dari perempuan berusia 39 tahun dari Desa Wonoasri Kecamatan Kuripan merupakan pemudik dari Surabaya, laki-laki berusia 42 tahun dari Desa Sumurdalam Kecamatan Besuk merupakan pemudik dari Pasuruan dan perempuan berusia 30 tahun dari Desa Wonoasri Kecamatan Kuripan merupakan pemudik dari Surabaya.

Serta Klaster Pasar terdiri dari perempuan berusia 41 tahun dari Desa Sukodadi Kecamatan Paiton merupakan pedagang di Pasar Paiton, perempuan berusia 24 tahun dari Desa Wonorejo Kecamatan Paiton merupakan pedagang di Pasar Maron, perempuan berusia 60 tahun dari Desa Satreyan Kecamatan Maron merupakan pedagang di Pasar Maron dan perempuan berusia 50 tahun dari Desa Jangur Kecamatan Sumberasih.

“Alhamdulillah, ke-7 orang ini kondisinya bagus dan sehat semua. Mereka dinyatakan sembuh karena hasil swabnya dua kali negatif. Selanjutnya mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari dengan terus menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Anang menyampaikan hasil swab ke-7 orang yang sudah sembuh ini keluar hari ini dari TCM (Tes Cepat Molekuler) di RSUD Waluyo Jati Kraksaandan BBTKL Surabaya. Untuk penyakit lain dari ke-7 orang ini tidak ada dan mereka sudah sehat wal afiat karena mereka masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala).

“Setelah dinyatakan sembuh tetap sesuai dengan prosedur mereka harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari. Selain itu, mereka tetap harus melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar supaya tidak terulang lagi semacam ini,” terangnya.

Saat kembali ke rumah jangan lupa untuk terus patuh dengan protokol kesehatan. Kalau kemana-mana harus selalu memakai masker dan selalu membiasakan diri mencuci tangan, jaga kontak dan jangan bersentuhan fisik.

Untuk sumber penularannya terjadi secara horizontal yang tidak jelas dari mana sumber penularan yang sebenarnya. Untuk Klaster Pemudik penularannya bisa saja terjadi dari asal kedatangan masing-masing pemudik. Sementara untuk Klaster Pasar ini sumber penularannya yang tidak jelas,” pungkasnya. (wan)