Tuesday, September 21, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Tingkatkan Capaian RAT dengan Konsep Gempur Koperasi

Tingkatkan Capaian RAT dengan Konsep Gempur Koperasi

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Saat ini, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo sedang menerapkan konsep Gempur Koperasi. Gempur dalam hal ini memiliki pengertian Gerakan Pendampingan Untuk Percepatan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Tujuannya adalah untuk membangun perwujudan demokrasi ekonomi, transparansi dan akuntabilitas dalam koperasi melalui rapat anggota sebagaimana amanat perundang-undangan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto menyampaikan Gempur Koperasi adalah peta proses bisnis (probis) baru yang mulai diterapkan pada tahun 2020 dengan metode POAC (Planning, Organizing, Action dan Controling).

“Konsep Gempur Koperasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan prosentase koperasi aktif dan membangun kesadaran kepada koperasi untuk melaksanakan RAT sebagai kewajiban organisasi,” katanya.

Tim Gempur Koperasi notabene adalah Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) dan Tenaga Pendamping Koperasi di Kabupaten Probolinggo. Mereka telah dibekali skill perkoperasian dan ditugaskan terjun lapangan ke koperasi untuk melakukan identifikasi serta pendampingan kesiapan pelaksanaan RAT tahun buku 2019.

“Hasil identifikasi tersebut akan menjadi rujukan bagi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo untuk menentukan arah kebijakan pembinaan koperasi melalui tahapan kajian, perencanaan, vokasional (pendampingan atau pengawasan), monitoring dan evaluasi. Sehingga pelaksanaan pembinaan nantinya tepat sasaran dan secara spesifik dapat terukur hasilnya,” jelasnya.

Selain dalam upaya percepatan RAT, Tim Gempur Koperasi juga akan memberikan pendampingan tata laksana koperasi yang meliputi aspek organisasi, usaha dan keuangan koperasi, mewujudkan good cooperative governance serta sebagai pembinaan koperasi yang berkelanjutan.

“Dengan konsep Gempur Koperasi ini diharapkan dapat membangun komitmen yang kuat bagi koperasi menjadi koperasi yang mandiri, tangguh dan berdaya saing serta membumikan koperasi di Kabupaten Probolinggo menjadi koperasi yang sebenar-benarnya koperasi sebagaimana jatidiri dan ideologi koperasi serta meningkatkan koperasi aktif di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)