Monday, May 10, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Tim Gabungan Sidak Harga Kebutuhan Bahan Pokok

Tim Gabungan Sidak Harga Kebutuhan Bahan Pokok

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Untuk memantau harga barang-barang kebutuhan pokok, Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Satgas Pangan Kabupaten Probolinggo melakukan pemantauan atau yang lebih dikenal dengan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Semampir Kecamatan Kraksaan, Senin (27/1/2020) pagi.

Pemantauan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi dan Ketua Satgas Pangan Kabupaten Probolinggo yang juga Wakapolres Probolinggo Kompol Agung Setyono ini melibatkan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Seperti, Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Satpol PP, Bagian Perekonomian dan SDA serta Forkopimka Kraksaan.

Dalam kesempatan ini, tim gabungan memantau harga kebutuhan bahan pokok mulai dari beras, gula, minyak goreng, telor, mie instan, tepung terigu dan susu. Pemantauan kemudian dilanjutkan dengan memantau harga daging sapi, daging ayam dan ikan segar yang berada di tengah-tengah pasar. Tidak hanya memantau harga, tim juga melihat kualitas daging ayam, daging sapi dan ikan segar yang dijual oleh para pedagang.

Sidak ini juga memantau harga dan ketersediaan bahan penting lainnya seperti cabe merah besar, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, kacang hijau, kacang tanah, kol, kentang, tomat, wortel dan kubis.

Kepala Disperindag Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi mengatakan monitoring dan sidak harga kebutuhan bahan pokok ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya lonjakan harga.

“Ternyata dari hasil informasi yang kami dapatkan dari beberapa pedagang, ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga. Yang paling menonjol adalah komoditi gula dan diikuti oleh minyak goreng,” katanya.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo ini menerangkan monitoring dan sidak ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Probolinggo untuk mendengarkan keluhan dari para pedagang.

“Alhamdulillah, saat ini sudah ada beberapa bahan pokok dan bahan penting lainnya yang harganya sudah mulai turun. Puncaknya adalah pada saat perayaan Tahun Baru Imlek kemarin. Faktor utamanya adalah teori pedagang, jika permintaan meningkat maka stok akan berkurang. Hal inilah yang menyebabkan harganya naik,” pungkasnya.

Dari hasil monitoring dan sidak di Pasar Semampir diperoleh beberapa harga bahan pokok dan bahan penting lainnya. Yakni, cabe merah besar keriting Rp 42.000/kg, cabe merah besar biasa Rp 50.000/kg, cabe rawit Rp 68.000/kg, bawang merah Rp 25.000/kg, bawang putih 28.000/kg, beras Ir 64 Rp 9.500/kg, gula pasir dalam negeri Rp 14.000/kg, daging sapi Rp 100.000/kg, daging ayam kampung Rp 55.000/kg, daging ayam broiler Rp 30.000/kg, telur ayam ras Rp 23.000/kg, telur ayam kampung Rp 35.000/kg, ikan tongkol Rp 26.000/kg, ikan kembung Rp 25.000/kg, kentang Rp 13.000/kg, tomat Rp 10.000/kg dan wortel Rp 10.000/kg. (wan)

cww trust seal