Thursday, October 28, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Tak Berizin, Galian C Desa Purut Ditutup Sementara

Tak Berizin, Galian C Desa Purut Ditutup Sementara

Reporter : Mujiono
LUMBANG – Galian C yang berada di Dusun Randu Gugut RT 14 RW 04 Desa Purut Kecamatan Lumbang akhirnya ditutup oleh Team Reaksi Cepat (TRC) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Probolinggo, Kamis (26/9/2019). Penutupan ini dilakukan karena usaha galian C tersebut tidak mengantongi izin.

Penutupan tambang galian C ini dilakukan dengan pemasangan police line dan pemasangan banner penutupan sementara. Serta dilakukan penandatanganan berita acara penutupan sementara. Alat berat berupa bego pun dipasangi segel dengan pita kuning agar tidak melakukan aktivitas apapun sebelum turun izin dari Provinsi Jawa Timur.

Sebelum ditutup oleh TRC Satpol PP, pihak Kecamatan Lumbang sudah memberikan peringatan. Dimana usaha galian C itu diminta untuk tidak melanjutkan penambangan tanah tersebut karena izinnya tidak ada. Namun, peringatan itu tidak diindahkan oleh pemilik tambang. Selama kurang lebih empat bulan terakhir mereka tetap beroperasi.

Dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Satuan Polisi Pamong Praja, Surat Tugas (ST) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Probolinggo serta SOP Tentang Ketentramam dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Probolinggo.

Penutupan galian C di Desa Purut Kecamatan Lumbang yang melibatkan personil TRC Satpol PP Kabupaten Probolinggo ini dipimpin oleh Kasi Dalops Satpol PP Kabupaten Probolinggo Mashudi dan Koordinator TRC Satpol PP Kabupaten Probolinggo Nurul Arifin. Penutupan tersebut dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Lumbang, Regu Pleton 3 Mako Besar dan Babinsa Desa Purut Kecamatan Lumbang.

Kasi Dalops Satpol PP Kabupaten Probolinggo Mashudi mengatakan penutupan galian C ini dilakukan atas laporan dari Kasi Trantib Kecamatan Lumbang kepada Kepala Satpol PP Kabupaten Probolinggo bahwa di Desa Purut tepatnya Dusun Randu Gugut RT 14 RW 04 Kecamatan Lumbang ada pertambangan/galian C pasir yang pemiliknya Sukamto. Dimana usaha galian C ini masih belum mengantongi izin.

“Dari hasil pendeteksian dari Kasi Trantib Kecamatan Lumbang, bahwa saudara Sukamto ini baru melakukan pengurusan perizinan tambang ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Akan tetapi tambang yang seharusnya menunggu izin terbit sudah beroperasi,” katanya.

Menurut Mashudi, penutupan tambang galian C ini sifatnya hanya sementara sampai izinnya dari Provinsi Jawa Timur turun. “Kalau sudah berizin, pasti kami tidak akan menutup tambang ini,” jelasnya.

Dari pantauan di lokasi, tambang galian C ini memang hanya menggunakan satu unit alat berat. Walau begitu, produksinya cukup banyak hingga bisa mencapai lebih dari 50 truk yang keluar masuk mengangkut tanah paras tersebut. Namun begitu melihat kedatangan belasan anggota TRC Satpol PP, truk-truk tersebut langsung keluar dari kawasan tambang. Karena aktivitas penambangan ini, jalan desa terancam longsor. Apalagi jarak galian dengan jalan desa hanya satu meter. Sementara galiannya sudah sampai lebih 10 meter dengan pembatas pohon seadanya.

“Selain tidak ada izinnya, tempat galian c ini pun tidak sesuai dengan Analisa Dampak Lingkungan (Amdal). Makanya harus ada perbaikan agar jalan desa tidak longsor. Jika sampai ada apa-apa bukan pemilik tambang yang kena, tetapi pemerintah,” pungkasnya. (y0n)