Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Swab Positif, Sembilan Orang Terkonfirmasi Positif Virus Corona

Swab Positif, Sembilan Orang Terkonfirmasi Positif Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Jum’at (21/8/2020) malam merilis orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 346 orang atau bertambah 9 orang dari sebelumnya sebanyak 337 orang dengan keterangan 58 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 275 orang sembuh dan 13 orang meninggal dunia

Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengatakan tambahan 9 orang terkonfirmasi positif COVID-19 merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala) dan masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana.

“Mereka dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya. Ke-9 orang ini sebelumnya berasal dari hasil pemeriksaan rapid reaktif dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya,” katanya.

Shodiq merinci, tambahan 9 orang positif virus Corona ini diantaranya perempuan berusia 8 tahun dari Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan, perempuan berusia 45 tahun dan perempuan berusia 19 tahun dari Kelurahan Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan, perempuan berusia 68 tahun dari Desa Alaskandang Kecamatan Besuk.

Selanjutnya, perempuan berusia 30 tahun dari Desa Sumurdalam Kecamatan Besuk, perempuan berusia 45 tahun, laki-laki berusia 22 tahun dan laki-laki berusia 14 tahun dari Desa Pendil Kecamatan Banyuanyar serta perempuan berusia 26 tahun dari Desa Ranuwurung Kecamatan Gading.

“Alhamdulillah, kondisi mereka sehat wal afiat dan sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Lebih lanjut Shodiq menegaskan untuk tracingnya kebetulan sudah dilakukan semua saat mereka dinyatakan rapid test reaktif. “Terutama kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya yang merupakan produk dari hasil tracing,” tegasnya.

Namun setelah mereka dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 jelas Shodiq, sesuai protokol kesehatan tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya.

“Apapun nanti hasil dari tracing yang dilakukan terhadap orang-orang yang pernah kontak dan orang-orang dekatnya akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui resiko penularannya,” pungkasnya. (wan)