Monday, September 20, 2021
Depan > Kesehatan > Swab Positif, Delapan Orang Positif Terkonfirmasi Virus Corona

Swab Positif, Delapan Orang Positif Terkonfirmasi Virus Corona

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo hingga Senin (24/8/2020) malam merilis orang terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 376 orang atau bertambah 8 orang dari sebelumnya sebanyak 368 orang dengan keterangan 68 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 294 orang sembuh dan 14 orang meninggal dunia

Juru Bicara Ketua Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono mengatakan tambahan 8 orang terkonfirmasi positif COVID-19 merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala) dan masuk ke dalam Klaster Pelangi karena penularannya terjadi secara horizontal dan tidak jelas sumbernya dari mana. “Mereka dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab positif dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya,” katanya.

Menurut Shodiq, kedelapan orang ini merupakan tenaga kesehatan sebanyak 2 orang, pelaku perjalanan sebanyak 1 orang dan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya sebanyak 5 orang. “Mereka merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala) yang sekarang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.

Shodiq merinci dari 8 orang ini diantaranya laki-laki berusia 45 tahun dari Desa Brumbungan Lor Kecamatan Gending, laki-laki berusia 18 tahun dari Desa Watuwungkuk Kecamatan Dringu, laki-laki berusia 25 tahun dari Desa Patokan Kecamatan Bantaran, perempuan berusia 27 tahun dari Desa Karangpranti Kecamatan Pajarakan, perempuan berusia 20 tahun dari Desa Sidopekso Kecamatan Kraksaan serta perempuan berusia 19 tahun, perempuan berusia 11 tahun dan perempuan berusia 45 tahun dari Desa Sumendi Kecamatan Tongas.

“Saat ini kondisi mereka sehat wal afiat dan sedang menjalani isolasi di rumah sehat Kabupaten Probolinggo dengan pengawasan ketat dari petugas medis Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo ini menegaskan sebenarnya untuk tracingnya kebetulan sudah dilakukan semua. Terlebih sebagian besar mereka merupakan kontak erat dari kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebelumnya dan pelaku perjalanan. “Artinya, mereka merupakan produk dari hasil tracing,” terangnya.

Namun sejak dinyatakan positif terkonfirmasi COVID-19 tambah Shodiq, tracingnya masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya.

“Apapun nanti hasil dari tracing yang dilakukan terhadap orang-orang yang pernah kontak dan orang-orang dekatnya akan dilakukan pemeriksaan rapid serta pemeriksaan swab untuk mengetahui resiko penularannya,” pungkasnya. (wan)