Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Selama Sebulan, Gencarkan Operasi Yustisi Pemakaian Masker Secara Serentak

Selama Sebulan, Gencarkan Operasi Yustisi Pemakaian Masker Secara Serentak

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Mulai 1 Desember 2020, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo kembali menggencarkan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan pemakaian masker secara serentak di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Operasi yustisi ini akan dilakukan selama sebulan penuh di bulan Desember 2020.

“Operasi yustisi secara serentak di 24 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi munculnya klaster baru menjelang liburan Natal dan Tahun Baru,” kata Koordinator Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Selasa (1/12/2020).

Menurut Ugas, pihaknya tidak henti-hentinya untuk selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan dengan bermasker, menjaga jarak dan menghindari kerumuman. Upaya ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyebaran Covid-19.

“Operasi yustisi ini merupakan komitmen dari Pemkab Probolinggo untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan secara luas. Bagi yang melanggar akan diberikan sanksi baik denda uang maupun sanksi sosial,” jelasnya.

Ugas menegaskan operasi yustisi ini akan dilakukan di beberapa titik seperti tempat wisata, rumah makan, tempat keramaian, pasar, terminal dan beberapa fasilitas umum sehingga masyarakat Kabupaten Probolinggo terhindar dari penularan Covid-19. “Paling tidak kita berusaha untuk meredam peningkatan jumlah yang terpapar Covid-19,” tegasnya.

Lebih lanjut Ugas menambahkan untuk sanksi sosial yang akan diberikan kepada para pelanggar pemakaian masker bervariasi. Sanksi diberikan mulai membersihkan makam selama 2 jam selama tiga hari atau rumah sakit/puskesmas.

“Sanksi ini kami berikan agar para pelanggar ini sadar dan dengan sendirinya akan mematuhi protokol kesehatan, khususnya dalam pemakaian masker. Mudah-mudahan operasi yustisi ini mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam protokol kesehatan untuk menekan kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)