Depan > Kemasyarakatan > Sekda Soeparwiyono Lepas Keberangkatan 423 Orang Jamaah Haji

Sekda Soeparwiyono Lepas Keberangkatan 423 Orang Jamaah Haji

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono memimpin pelepasan keberangkatan 423 orang jamaah haji ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya di obyek wisata religious Miniatur Ka’bah Desa Curahsawo Kecamatan Gending, Kamis (16/6/2022) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pelepasan jamaah haji Kabupaten Probolinggo ini diwarnai dengan suasana haru beserta bahagia diiringi dengan tangisan bersama keluarga. Suara adzan dan iqomah menandai keberangkatan ratusan jamaah haji tersebut.

Turut mendampingi Sekda Soeparwiyono, perwakilan Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Akhmad Sruji Bahtiar, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Munir Kholili bersama sejumlah tokoh agama serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Jamaah haji Kabupaten Probolinggo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 19 Embarkasi Juanda Surabaya ini berjumlah 423 orang didampingi 7 orang Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Probolinggo. Serta tambahan 20 orang jamaah haji dari Kabupaten Mojokerto, sehingga totalnya mencapai 450 orang.

Sebelum berkumpul di obyek wisata Miniatur Ka’bah, ratusan jamaah haji ini diberangkatkan dari 6 (titik) pemberangkatan. Yakni, Masjid Assyuhada’ Kecamatan Sumberasih, Masjid Besar Ar Rohmah PTKL Kecamatan Leces, Masjid Besar At-Tin Mirahandi Kecamatan Gending, Masjid Besar Baitur Rahman Kecamatan Maron, Masjid Agung Ar-Raudlah Kecamatan Kraksaan dan Masjid An-Nur Perum PLN PJB Paiton. Khusus Kecamatan Dringu langsung menuju ke Miniatur Ka’bah.

Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono mengatakan untuk pemberangkatan jamaah haji tahun ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya karena adanya Covid-19 tempo hari, selama dua tahun vakum. Artinya, karena memang Arab Saudi tidak menerima jamaah haji.

“Setelah dua tahun vakum, tahun ini bisa memberangkatkan kembali jamaah haji. Cuma jumlahnya berkurang tidak seperti tahun-tahun sebelum Covid-19. Kalau sebelumnya bisa 800 orang, sekarang hanya separuhnya 423 orang yang bisa diberangkatkan. Alhamdulillah, dari pada dua tahun kemarin tidak ada yang berangkat,” katanya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, untuk fasilitas yang diberikan oleh Pemkab Probolinggo kepada para jamaah haji tetap seperti tahun-tahun sebelumnya. “Memang sejak beberapa tahun yang lalu, Pemerintah Daerah selalu memfasilitasi jamaah haji dari pemberangkatan sampai Asrama Haji Sukolilo termasuk tasyakuran pemberangkatan. Sudah kita siapkan bus dan sarana yang lain termasuk pulangnya kita fasilitasi,” tegasnya.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo H. Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan secara umum tidak ada kendala dalam persiapan pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Probolinggo. Untuk hal-hal kecil memang ada tetapi sudah bisa diatasi. Tentunya ini berkat kerja sama semua pihak, terutama Pemkab Probolinggo.

“Untuk kesehatan jamaah haji, secara umum sudah sehat semua. Memang ada beberapa yang memerlukan pendampingan secara khusus karena ada yang baru selesai operasi. Ini kemudian yang kita lakukan pemantauan. Harapannya ketika nanti melaksanakan ibadah haji dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Bahtiar menambahkan daftar antrian jamaah haji di Kabupaten Probolinggo mencapai 16 ribu orang. Untuk estimasi tahun keberangkatannya tergantung dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

“Saat ini kuota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi sebanyak 50 persen. Jika dikembalikan lagi pada kuota normal, Insya Allah masa antrinya tidak sampai 34 tahun. Bisa jadi masa antrinya bisa maju dari sebelumnya,” terangnya.

Ratusan jamaah haji Kabupaten Probolinggo tersebut berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya dengan menggunakan 10 unit bus pariwisata dan 1 unit truck untuk mengangkut barang bawaan jamaah haji. Mereka dikawal oleh 1 unit Patwal PJR Polda Jatim, 1 unit Patwal DLLAJD, 2 unit ambulance dan 3 unit mobil Panitia Daerah Ibadah Haji (PDIH) Kabupaten Probolinggo. (wan)