Sunday, September 26, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Segera Tracking Lebih Lanjut Kontak Tujuh Positif COVID-19

Segera Tracking Lebih Lanjut Kontak Tujuh Positif COVID-19

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga Rabu (15/4/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis ada tambahan 7 (tujuh) orang yang positif Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Probolinggo. Dengan demikian total pasien positif COVID-19 menjadi 11 orang.

Menyikapi hal tersebut, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo akan melakukan tracking lebih lanjut dari tujuh orang positif COVID-19 tersebut.

“Karena informasinya baru hari ini, kita akan memperdalam kembali riwayat kontak dari tujuh orang ini, termasuk istri maupun keluarga dekat dari pasien yang positif COVID-19 yang berasal dari Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton,” katanya.

Anang mengharapkan kegiatan tracking ini bisa segera diselesaikan terhadap orang yang diduga kuat dengan melakukan rapid test dan swab untuk memastikan bahwa mereka kondisinya sehat. Kalaupun sakit bisa segera dilakukan perawatan. “Buat masyarakat kami himbau untuk semakin berhati-hati ke depannya supaya kalau ada kontak berikutnya maka akan kita periksa lebih lanjut,”jelasnya.

Menurut Anang, untuk mengantisipasi dan mencegah penularan yang lebih parah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo akan fokus pada program sesuai dengan kebijakan Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE berupa promosi dan prevensi dengan membuat check point yang mewajibkan karantina bagi semua pendatang yang akan tinggal di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Setiap pendatang dari manapun juga kita evaluasi selama 14 hari. Kalau sehat iya sudah kita pulangkan, bila ada yang sakit kita dampingi. Kalau ada riwayat kontak erat maka kita lakukan pemeriksaan khusus seperti rapid test bahkan kalau diperlukan ada swab,” terangnya.

Lebih lanjut Anang menegaskan bahwa Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE sudah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menerapkan pola protokol sehat dengan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak serta jangan keluar rumah apabila tidak perlu.

“Ibu Bupati sedang mempersiapkan pengadaan masker kain secara massal yang nanti akan dibagikan ke seluruh masyarakat sebagai bantuan dan semangat serta motivasi agar mereka sadar bahwa kalau mereka beraktifitas di luar harus memakai masker,” tambahnya.

Anang menambahkan memang kuncinya kalau masyarakat membatasi geraknya, pola hidup sehatnya dipakai, pakai masker dan cuci tangan, Insya Allah siapapun itu akan terlindung dari resiko menularkan atau ditularkan oleh seseorang. “Karena kita sekarang sudah statusnya penularan horizontal. Kita sudah tidak tahu siapa, semuanya punya potensi untuk menularkan,” pungkasnya. (wan)