Monday, July 26, 2021
Depan > Kesehatan > Satu PDP Asal Banyuanyar Meninggal Dunia

Satu PDP Asal Banyuanyar Meninggal Dunia

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga Selasa (28/4/2020) malam, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Desa Banyuanyar Tengah Kecamatan Banyuanyar meninggal dunia.

Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto mengungkapkan PDP asal Desa Banyuanyar Tengah Kecamatan Banyuanyar ini memang sudah tua berumur 82 tahun. Berdasarkan hasil rapid test yang negatif, dia meninggal dunia karena penyakit jantung dan paru-paru yang sudah menahun.

“Memang kondisinya tidak bagus karena penyakit kronis yang dideritanya. Meskipun hasil rapid testnya negatif, tetapi yang bersangkutan tetap dimakamkan dengan protokol pemakaman pasien COVID-19,” ungkapnya.

Selain PDP meninggal dunia, pada hari yang sama juga ada satu PDP yang selesai diawasi setelah menjalani perawatan di RSUD Tongas. Yang bersangkutan berasal dari Desa Pakuniran Kecamatan Pakuniran. Dari pemeriksaan swab yang dilakukan hasilnya negatif dan sekarang sudah dipulangkan.

“Penyakitnya sama batuk dan sesak, tapi kondisinya sudah bagus. Cuma selama ini kita tahan dulu karena hasil swabnya belum keluar. Setelah hasil swabnya keluar, yang bersangkutan kita pulangkan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, PDP di Kabupaten Probolinggo sebanyak 42 orang atau jumlahnya bertahan selama tiga hari terakhir. “Dengan keterangan 16 orang dalam pengawasan, 13 orang selesai diawasi dan 13 orang meninggal dunia,” terangnya.

Saat ini di Kabupaten Probolinggo posisinya untuk pasien positif Corona Virus Disease (COVID-19) sebanyak 17 orang sama dengan sehari sebelumnya. Mereka sedang menjalani isolasi di rumang pengawasan dan rumah sakit. “Semua kondisinya semakin membaik dan sehat,” tegasnya.

Serta, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 390 orang atau sama seperti sehari sebelumnya dengan keterangan 233 orang dalam pemantauan, 155 orang selesai dipantau dan 2 orang meninggal dunia. “Alhamdulillah, jumlah orang yang selesai dipantau semakin meningkat,” harapnya. (wan)

cww trust seal