Thursday, July 29, 2021
Depan > Pemerintahan > Satgas PP COVID-19 Catat Jumlah ODP Bertambah 15 Orang

Satgas PP COVID-19 Catat Jumlah ODP Bertambah 15 Orang

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Hingga Rabu (1/4/2020), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Probolinggo tercatat sebanyak 174 orang. Jumlah ini bertambah 15 orang dari sehari sebelumnya yang hanya 159 orang. Dari 174 orang ODP ini rinciannya 161 orang masih dipantau dan 13 orang selesai dipantau.

“Sampai detik ini, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Probolinggo berjumlah 4 orang. Terdiri dari 1 orang dalam perawatan, 2 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Satgas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, sampai detik ini hasil pemeriksaan swap kedua PDP balita usia 3 tahun asal Desa Sukapura Kecamatan Sukapura masih belum ada konfirmasi dari Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Karena memang itu khan dikirimkan ke Jakarta. “Kami berada pada posisi menunggu konfirmasi dari RSSA Malang. Yang jelas yang bersangkutan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” jelasnya.

Anang menerangkan saat ini Alat Pelindung Diri (APD) yang dimiliki Kabupaten Probolinggo kurang lebih 500-an yang berada di seluruh rumah sakit. Pihaknya mengaku juga lagi memesan APD yang datangnya secara bertahap. Dimana sekali datang jumlahnya bisa mencapai 100 APD.

“Kalau puskesmas tidak perlu memakai APD, sebab APD itu untuk situasi khusus. Kalau karyawan puskesmas yang melakukan pendampingan untuk orang-orang ODP cukup masker dan sarung tangan,” terangnya.

Lebih lanjut Anang menambahkan APD ini hanya dipakai pada saat kondisi tertutup yang memungkinkan ada rujukan kasus. Namun selama ini puskesmas belum ada yang memakai APD lengkap.

“APD lengkap itu hanya untuk rumah sakit saja. Di rumah sakit kalau menangani di ruang isolasi semua harus memakai APD. Hal ini sesuai dengan perintah dari Ibu Bupati (Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Red), supaya petugas kesehatan itu dilengkapi dengan alat perlindungan yang standart. Alhamdulillah, selama ini APD tersebut sudah kita siapkan,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal