Monday, September 20, 2021
Depan > Kesehatan > Satgas Covid-19 Minta Pemuka Kristiani Patuhi Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19 Minta Pemuka Kristiani Patuhi Protokol Kesehatan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo yang terus bertambah, maka Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo meminta kepada para pemuka agama Kristiani agar dapat mematuhi protokol kesehatan sehingga ibadah dan perayaan Natal nantinya dapat dijalankan dengan aman serta meminimalisir risiko penularan Covid-19 tanpa mengurangi kekhidmatan beribadahnya.

“Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo menghimbau agar sebisa mungkin ibadah dan perayaan Natal tahun ini dapat dilakukan di rumah masing-masing,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Ketentuan pelaksanaan ibadah Natal di rumah ibadah sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 23 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Ibadah dan Perayaan Natal Dimasa Pandemi Covid-19.

“Jemaat yang mengikuti ibadah Natal di tempat ibadah, selain wajib menerapkan protokol kesehatan 3M dan menghindari 3K, ketentuan jumlah jemaat juga tidak diperkenankan melebihi 25% dari kapasitas tempat ibadah,” jelasnya.

Panitia tempat ibadah juga wajib menyediakan alat pengukur suhu, tempat cuci tangan dan adanya Patriot Sehat di masing-masing tempat ibadah diharapkan ikut memonitor jalannya kegiatan ibadah dan perayaan Natal.

“Beberapa upaya yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo tersebut dilakukan guna mengurangi penyebaran dan penularan virus Covid-19, kami tidak ingin muncul kluster baru di tengah-tengah kebahagiaan selebrasi umat Nasrani di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

“Jangan kendor, jangan lengah, tetap disiplin protokol kesehatan. Jaga iman, aman dan imun, utamakan keselamatan diri dan keluarga masing-masing. Happy long holiday, Stay safe, stay healthy,” tambahnya. (wan)