Tuesday, October 19, 2021
Depan > Kesehatan > Satgas Covid-19 Keluarkan Ketentuan Perjalanan Dalam Negeri Selama Libur Nataru

Satgas Covid-19 Keluarkan Ketentuan Perjalanan Dalam Negeri Selama Libur Nataru

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Ketentuan Perjalanan Dalam Negeri Selama Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Sejak tanggal 19 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021, setiap pelaku perjalanan dalam negeri harus mengikuti beberapa ketentuan, baik untuk perjalanan ke Pulau Bali maupun perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa,” katanya.

Menurut Dewi, untuk perjalanan ke Pulau Bali melalui transportasi udara wajib menunjukkan surat hasil negatif RT-PCR paling lambat 7×24 jam sebelum keberangkatan. Transportasi darat atau laut (pribadi atau mandiri) wajib menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif paling lambat 3x24jam sebelum keberangkatan. “Mengisi e-HAC Indonesia,” jelasnya.

Untuk perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, transportasi udara dan kereta api antarkota wajib menunjukkan surat keterangan hasil non reaktif paling lambat 3x24jam sebelum keberangkatan. Transportasi darat baik pribadi maupun umum dihimbau menggunakan rapid pemeriksaan paling lama 3x24jam. Mengisi e-HAC Indonesia. “Anak-anak dibawah 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT PCR maupun rapid swab tes antigen,” terangnya.

Untuk Kabupaten Probolinggo jelas Dewi, alat rapid swab antigen digunakan untuk meningkatkan kegiatan tracing dan testing orang bergejala/kontak erat orang dengan konfirmasi positif. Sehingga upaya ini diharapkan dapat memutus rantai penularan virus Covid-19. “Kita harus bersama-sama memahamkan masyarakat untuk tetap patuhi protokol kesehatan dimanapun dan sampai kapanpun,” tegasnya.

Dewi menambahkan, tapi bila kebutuhan rapid swab antigen diluar dari kegiatan tersebut, maka masyarakat dapat melakukan pemeriksaan swab antigen di laboratorium-laboratorium swasta dengan estimasi warga harga sekitar Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu. (wan)