Sunday, April 14, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Rutan Kraksaan Teken MoU dengan Unzah dan STIKes Hafshawaty Genggong

Rutan Kraksaan Teken MoU dengan Unzah dan STIKes Hafshawaty Genggong

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung kinerja dan keberhasilan pembangunan serta pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan melakukan penandatanganan (teken) Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Hafshawaty Zaha Genggong.

Penandatanganan MoU da PKS tersebut dilakukan oleh Rektor Unzah Genggong Abdul Aziz dan Rektor STIKes Hafshawaty Zaha Genggong Nur Hakim dengan Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Alzuarman di aula Pengayoman Rutan Kelas IIB Kraksaan, Senin (7/8/2023).

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Alzuarman menyambut baik perjanjian kerjasama tersebut sebab dapat membantu meningkatkan pembinaan dan pelayanan kesehatan kepada para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Rutan Kelas IIB Kraksaan.

“Dengan adanya nota kesepakatan ini nantinya dapat saling memberi kontribusi yang baik di masing-masing lembaga. Untuk Unzah dan STIKes Hafshawaty dapat terwujudnya Tri Dharma Perguruan Tinggi dan untuk Rutan Kraksaan dapat membantu proses pembinaan dan pelayanan dengan adanya adik-adik mahasiswa disini,” katanya.

Menurut Alzuarman, kerja sama ini merupakan hal yang positif dalam peningkatan sumber daya manusia khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo. “Terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara Rektor Unzah Genggong Abdul Aziz mengaku akan memanfaatkan kerjasama ini semaksimal mungkin agar para mahasiswa dapat mengabdi ke masyarakat melalui Rutan Kraksaan.

“MoU dan PKS ini bertujuan untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta implementasi MBKM (Merdeka Belajar-Kampus Merdeka), pengembangan SDM dan pengembangan institusi,” ungkapnya. (wan)