Thursday, September 23, 2021
Depan > Kesehatan > Rumah Sakit dan Puskesmas Pawai Kampanye Stunting

Rumah Sakit dan Puskesmas Pawai Kampanye Stunting

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengajak masyarakat tentang pentingnya mencegah stunting melalui berperilaku hidup bersih dan sehat, mengkonsumsi makanan yang sehat serta penerapan pola asuh yang benar. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dengan menggelar pawai kampanye stunting, Sabtu (23/11/2019).

Kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 ini diikuti oleh 43 peserta dari unsur rumah sakit swasta dan pemerintah serta puskesmas se-Kabupaten Probolinggo. Mereka berkeliling menyusuri rute sejauh kurang lebih 2 kilometer dengan start dan finish di Alun-alun Kota Kraksaan.

Pawai kampanye stunting yang dilepas oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Abdul Halim ini dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Probolinggo Hj. Sudjilawati Soeparwiyono, Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Usai dilepas di sisi utara Alun-alun Kota Kraksaan, para peserta pawai kampanye stunting ini bergerak ke arah utara melewati Jl Rengganis. Kemudian belok ke barat hingga tembus di Klinik Gayaza menuju Jl. Panglima Sudirman Kota Kraksaan. Selanjutnya peserta melewati jalan protokol hingga finish kembali di Alun-alun Kota Kraksaan.

Selama melakukan pawai kampanye stunting tersebut, para peserta mendapatkan penilaian dari tiga dewan juri dari Dinkes Kabupaten Probolinggo, Diskominfo (Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian) Kabupaten Probolinggo serta FKPS (Forum Kabupaten Probolinggo Sehat). Kriteria penilaian terdiri dari kreasi tema, kesesuaian kostum dan kesesuaian property.

Dalam pawai kampanye stunting ini, para peserta menampilkan beberapa kreasi seni. Bahkan agar pesannya mudah diterima oleh masyarakat, mereka juga memakai beragam kostum dengan property yang berbeda. Ada yang membawa sayur-sayuran, buah-buahan hingga ikan laut. Ada juga yang sambil berjalan membagi-bagikan brosur sebagai upaya pencegahan kepada masyarakat.

Setelah dilakukan penilaian oleh dewan juri, juara 1 diraih oleh Puskesmas Pajarakan, juara 2 diraih oleh Puskesmas Glagah dan juara 3 diraih oleh RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Tropy kepada tiga pemenang diserahkan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo didampingi Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto. (wan)