Friday, December 3, 2021
Depan > Kemasyarakatan > RPH Gading dan Besuk Terima Sertifikat Halal

RPH Gading dan Besuk Terima Sertifikat Halal

Reporter : Syamsul Akbar
SURABAYA – Rumah Potong Hewan (RPH) Gading dan Besuk menerima sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur. Sertifikat ini diberikan setelah kedua RPH tersebut dinyatakan lolos sertifikasi. Sertifikat halal ini diambil oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo di Kantor MUI Provinsi Jawa Timur, Rabu (23/10/2019) malam.

Kegiatan sertifikasi ini dilakukan berdasarkan dengan Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 Jo UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, UU Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) dan Kesejahteraan Hewan (Kesrawan).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner Nikolas Nuryulianto mengungkapkan tujuan RPH bersertifikat halal sesuai dengan amanah UU Nomor 18 Tahun 2009 pasal 58 ayat 1 yang berbunyi dalam rangka menjamin produk hewan yang aman, sehat, utuh dan halal, pemerintah dan pemerintah daerah sesuai kewenangannya melaksanakan pengawasan, pemeriksaan, pengujian, standarisasi, sertifikasi dan registrasi produk hewan.

“Dalam ayat 4 juga disebutkan produk hewan yang diproduksi di dan/atau dimasukkan ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk diedarkan wajib disertai sertifikat veteriner dan sertifikat halal,” ungkapnya.

Dengan RPH bersertifikat halal ini Niko mengharapkan para pelaku usaha yang masih melakukan pemotongan di luar RPH untuk kembali memotong ternak di RPH. Karena RPH Kabupaten Probolinggo saat ini sudah ditingkatkan sarana dan prasarananya sesuai dengan yang diamanahkan oleh Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 pasal 62 yang berbunyi pemerintah daerah kabupaten/kota wajib memiliki rumah potong hewan yang memenuhi persyaratan teknis.

“Para pelaku usaha yang memotong di RPH juga memiliki peran yang besar dalam meningkatkan PAD Kabupaten Probolinggo. Sertifikat halal RPH dari MUI Provinsi Jawa Timur hanya berlaku selama 2(dua) tahun dan perlu diperpanjang kembali,” terangnya.

Menurut Niko, RPH Kabupaten Probolinggo (Gading, Besuk, Krejengan, Maron, Banyuanyar dan Leces) semuanya sudah bersertifikat halal. “Jadi lebih menjamin bahan pangan asal hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) beredar dan dikonsumsi oleh masyarakat,” pungkasnya. (wan)