Monday, September 20, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkab Bulutangkis 2019

Ratusan Atlet Ramaikan Kejurkab Bulutangkis 2019

Reporter : Syamsul Akbar
MARON – Ratusan atlet bulutangkis di Kabupaten Probolinggo meramaikan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis tahun 2019 yang digelar oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBSI Probolinggo di GOR Wijaya Maron, Jum’at hingga Minggu (27-29/9/2019).

Kejurkab yang diikuti oleh kurang lebih 300 orang atlet ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur Oei Wijanarko didampingi Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo Prijono, perwakilan Disporaparbud (Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan) Kabupaten Probolinggo serta perwakilan cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Probolinggo.

Dalam kejurkab ini ada 16 kelompok usia yang dipertandingkan. Yaitu, Pembibitan Putra, Pembibitan Putri, TPDI (Tunggal Pra Dini Putri), TPDA (Tunggal Pra Dini Putra), TUDI (Tunggal Usia Dini Putri), TUDA (Tunggal Usia Dini Putra), TAPI (Tunggal Anak-anak Putri), TAPA (Tunggal Anak-anak Putra), TTA (Tunggal Taruna Putra), TPI (Tunggal Pemula Putri), TPA (Tunggal Pemula Putra), TRI (Tunggal Remaja Putri), TRA (Tunggal Remaja Putra), TTI (Tunggal Taruna Putri), GDA (Ganda Dewasa Putra) dan GV (Ganda Veteran).

Ketua Umum Pengkab PBSI Probolinggo Prijono mengaku sangat bersyukur karena Pengkab PBSI Probolinggo tetap istiqomah mengadakan Kejurkab setiap tahun dan tahun ini diikuti ratusan atlet yang tersebar di Kabupaten Probolinggo.

“Ratusan atlet ini terutama pada usia dini menunjukkan semakin semangatnya insan bulutangkis di Kabupaten Probolinggo yang ingin menggapai prestasi lewat olahraga ini. Hal tersebut merupakan potensi yang besar yang harus ditangkap,” ungkapnya.

Prijono mengharapkan kejurkab ini dapat melahirkan bibit-bibit calon atlet-atlet bulutangkis dari kelompok umur mulai usia pra dini sampai dengan kelompok usia remaja yang terdapat di wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Semoga melalui kejuaraan ini nantinya ada bibit-bibit atlet bulutangkis baru yang muncul dan mampu membawa nama harum Kabupaten Probolinggo. Jadi atletnya tidak hanya itu-itu saja sehingga kelompok usia pra dini ini sangat diperlukan untuk dipertandingan sebagai bentuk pembinaan sejak kecil,” tegasnya.

Sementara Ketua Umum Pengkab PBSI Jawa Timur Oei Wijanarko menyampaikan apa yang dilakukan oleh PBSI Kabupaten Probolinggo merupakan langkah yang nyata demi melahirkan atlet-atlet bulutangkis yang berprestasi di Jawa Timur.

“Beberapa tahun sebelumnya, Kabupaten Probolinggo telah berhasil melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Provinsi Jawa Timur dan Indonesia. Semoga ke depan PBSI ini mampu mencetak atlet-atlet berprestasi bagi klub masing-masing di daerah,” pungkasnya. (wan)