Depan > Kesehatan > Puskesmas Pajarakan Lakukan Pemicuan Stop BAB Sembarangan

Puskesmas Pajarakan Lakukan Pemicuan Stop BAB Sembarangan

Reporter : Syamsul Akbar
PAJARAKAN – Puskesmas Pajarakan melakukan pemicuan Stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk mewujudkan target 1 desa ODF (Open Defecation Free) di Kecamatan Pajarakan tahun 2022.

Hingga saat ini baru ada 1 (satu) desa ODF di Kecamatan Pajarakan. Yakni Desa Sukomulyo di tahun 2021. Tahun ini ada 7 desa lokus ODF meliputi Desa Sukokerto, Pajarakan Kulon, Selogudig Wetan, Selogudig Kulon, Karangbong, Ketompen dan Karangpranti.

“Dari 7 desa lokus ODF tersebut, Desa Sukokerto ditargetkan bisa menjadi desa ODF. Indikatornya jambanisasi di desa tersebut harus 100%. Artinya sudah tidak ada BAB sembarangan lagi. Jika itu bisa terwujud, nantinya ada 2 desa yang sudah ODF,” kata Kepala Puskesmas Pajarakan dr. Maulida Rachmani .

Maulida menjelaskan pemicuan Stop BAB Sembarangan ini dilakukan untuk mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, memperkuat upaya perilaku hidup bersih dan sehat.

“Dengan kesadaran sendiri masyarakat mau merubah yang semula kebiasaan membuang kotoran di sembarangan tempat beralih ke tempat yang tertutup dan terpusat. Hal ini bisa meningkatkan dan membudayakan perilaku Stop BAB sembarangan di masyarakat guna tercapainya desa ODF. Disamping untuk meningkatkan cakupan jumlah jamban yang memenuhi syarat kesehatan,” pungkasnya. (wan)