Sunday, June 13, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Puluhan Produk UMKM Ramaikan Bazar di Pantai Bohay

Puluhan Produk UMKM Ramaikan Bazar di Pantai Bohay

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON – Puluhan pelaku UMKM binaan dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo menggelar Bazar UMKM di area Pantai Bohay di Desa Bhinor Kecamatan Paiton mulai 25 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021.

Selama Bazar UMKM tersebut, beragam produk UMKM Kabupaten Probolinggo ditampilkan mulai dari makanan dan minuman (mamin) hingga handycraft. Hasilnya, produk-produk UMKM tersebut sangat diminati oleh para pengunjung Pantai Bohay. Selama 3 hari terakhir, banyak produk mamin dan handycraf laku terjual.

Senin (28/12/2020) siang, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto didampingi Kasi Peningkatan Kerjasama Usaha dan Pemasaran Erna Dewi Ninuk Setiawati. Kedatangannya disambut oleh Koordinator Bazar UMKM Abdul Mukti dan sejumlah pelaku UMKM yang ada di stand Bazar UMKM tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto melihat-lihat dari dekat produk UMKM dan berdialog dengan semua pelaku UMKM yang ada di stand Bazar UMKM tersebut.

Koordinator Bazar UMKM Abdul Mukti menyampaikan ucapan terima kasih kepada BUMDes Bhinor Energi selaku pengelola Pantai Bohay dan Kepala Desa Bhinor serta fasilitasi dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan ruang dan kesempatan kepada pelaku usaha mikro untuk membuat Bazar UMKM di tempat wisata agar supaya produk-produk UMKM Kabupaten Probolinggo itu lebih maju dan lebih berdaya saing di tingkat nasional .

“Kami diberikan kesempatan melakukan Bazar UMKM di Pantai Bohay mulai 25 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021. Lumayan sekali semenjak kita membuka tanggal 25 Desember lalu, omset penjualannya sudah melebihi target. Rata-rata target kita tiap harinya Rp 1 juta, tapi kenyataannya lebih dari Rp 1 juta. Dibandingkan tempat-tempat yang lain, Alhamdulillah disini lebih menarik dan bagus. Karena kami sering mengadakan bazar di tempat-tempat lain, target Rp 1 juta itu tidak bisa dicapai,” ungkapnya.

Menurut Mukti, Bazar UMKM di masa pandemi Covid-19 ini sangat besar sekali untuk pelaku usaha. Karena tanpa adanya bazar ini pihaknya ada kesulitan. Sedangkan di tempat oleh-oleh itu sudah banyak yang sepi dan tutup. “Dengan adanya bazar UMKM ini, Alhamdulillah kesempatan untuk pelaku usaha UMKM bisa menambah omsetnya,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan di masa pandemi Covid-19 ini, UMKM seharusnya juga bisa berdiri di kakinya sendiri. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pengelola Pantai Bohay karena pada masa pandemi Covid-19 pelaku UMKM diberi kesempatan untuk menggelar Bazar UMKM di Pantai Bohay,” katanya.

Menurut Anung, Bazar UMKM di Pantai Bohay ini ternyata memberikan dampak yang luar biasa bagi pelaku UMKM di masa pandemi Covid-19. Hasil yang diperoleh juga sangat memuaskan. Artinya para pengunjungnya banyak dan yang membeli pun juga banyak.

“Saya sangat bersyukur sekali dengan adanya Bazar UMKM ini. Harapan nanti kami akan menyampaikan kepada Ibu Bupati bagaimana pelaku UMKM ini difasilitasi di tempat-tempat destinasi wisata agar UMKM bisa bernafas lebih panjang lagi. Sebab mereka diberikan kesempatan untuk mempromosikan produk-produknya sesuai tagline Bela Beli UMKM,” jelasnya.

Anung menegaskan bahwa sebenarnya Bazar UMKM di Pantai Bohay ini masih uji coba. Artinya mampukah animo masyarakat ini tertarik kepada produk-produk UMKM Kabupaten Probolinggo sebagai produk dalam negeri. Ternyata uji coba ini menghasilkan sesuatu yang cukup menggembirakan.

“Saya dengar hasilnya kurang lebih sekitar Rp 3 juta sampai Rp 4,5 juta selama 3 hari. Saya kira nanti bisa lebih baik lagi dan lebih besar lagi. Yaitu dengan menggandeng lagi destinasi-destinasi wisata yang sudah diijinkan oleh pemerintah untuk dibuka. Dengan catatan tetap harus mengedepankan protokol kesehatan,” tegasnya.

Lebih lanjut Anung menambahkan di masa pandemi Covid-19 ini pihaknya meminta kepada para pelaku UMKM untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan supaya semua selalu selamat. Artinya, yang datang selamat dan pembeli produk juga selamat.

“Terapkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, sering mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir atau handsanitizer dan menjaga jarak aman. Sudah sering kita sampaikan supaya menjadi suatu kebiasaan pelaku UMKM dimanapun berada,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal