Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Puluhan Mahasiswa Kurang Mampu Terima Bantuan Biaya Pendidikan

Puluhan Mahasiswa Kurang Mampu Terima Bantuan Biaya Pendidikan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sebanyak 14 mahasiswa dari keluarga kaum dhuafa di Kabupaten Probolinggo mendapatkan bantuan biaya pendidikan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo. Dari jumlah tersebut, 2 (dua) mahasiswa diantaranya adalah penyandang disabilitas lulusan dari SLB Dharma Asih Kraksaan.

Bantuan biaya pendidikan ini disambut dengan sangat antusias oleh para mahasiswa kurang mampu yang sedang menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi di Kabupaten Probolinggo.

“Program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa kaum dhuafa ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dalam membayar SPP-nya hingga menyandang gelar sarjana,” kata Ketua Baznas Kabupaten Probolinggpo H Achmad Muzammil.

Puluhan mahasiswa ini sudah mengikuti beberapa tahap seleksi yang dilakukan sebelumnya. Dimana sebelumnya mereka harus mengirimkan biodata pribadi dan foto copy KK (Kartu Keluarga). Selanjutnya tim Baznas Kabupaten Probolinggo melakukan survey lapangan berdasarkan kondisi keluarga yang sebenarnya.

“Kriteria utama penerima bantuan biaya pendidikan ini adalah mahasiswa dari keluarga fakir dan miskin. Mereka sudah mengikuti pengarahan dan tes wawancara sehingga diperoleh mahasiswa yang benar-benar layak menerima bantuan biaya pendidikan dari Baznas Kabupaten Probolinggo. Dana yang diberikan berasal dari Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS) ASN di lingkungan Pemkab Probolinggo,” jelasnya.

Menurut Muzammil, syarat untuk mendapatkan bantuan biaya pendidikan ini sangatlah mudah sekali. Salah satunya mahasiswa harus warga Kabupaten Probolinggo dan dari keluarga tidak mampu. Selain itu, dalam keluarga tidak ada yang sarjana maupun mendapatkan beasiswa pendidikan dari lembaga lainnya.

“Bantuan biaya pendidikan yang diberikan besarannya tergantung dari SPP masing-masing perguruan tinggi. Tetapi batasannya maksimal sebesar Rp 2 juta per semester,” terangnya.

Muzammil menambahkan bantuan biaya pendidikan ini dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidup dari masyaramat melalui peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia). Sebab kalau SDM meningkat, maka secara otomatis akan dapat mengangkat taraf kehidupan dari keluarganya. Selain itu, untuk membantu masyarakat tidak mampu dalam menempuh pendidikannya di perguruan tinggi sampai tuntas.

“Saya meminta agar para mahasiswa yang terpilih sebagai penerima bantuan biaya pendidikan supaya mampu membawa naik baik Kabupaten Probolinggo. Mahasiswa harus aktif terlibat dalam setiap kegiatan Baznas Kabupaten Probolinggo. Setidaknya para mahasiswa ini bisa lebih memahami manfaat dan pengelolaan zakat dan infaq/shodakoh di Baznas Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)