Wednesday, April 21, 2021
Depan > Kesehatan > Positif Covid-19 Pasca Divaksin, Dosis Kedua Boleh Diberikan Setelah Sembuh

Positif Covid-19 Pasca Divaksin, Dosis Kedua Boleh Diberikan Setelah Sembuh

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Vaksin Sinovac yang saat ini digunakan di Kabupaten Probolinggo merupakan vaksin inaktif (berisi komponen virus yang mati, tidak memiliki kemampuan menginfeksi), sehingga tidak menyebabkan orang yang sudah divaksinasi menjadi terinfeksi Covid-19.

“Jika orang dinyatakan terinfeksi Covid-19 saat sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama, kemungkinannya orang tersebut terinfeksi Covid-19 sebelum divaksinasi atau orang tersebut dalam kondisi masa inkubasi,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica.

Menurut Dewi, vaksinasi dosis kedua tetap boleh dan aman diberikan jika orang tersebut sudah dinyatakan sembuh dan sudah selesai masa isolasi. Tidak ada jarak antara sembuh dari Covid-19 dengan waktu untuk divaksinasi.

“Kecuali untuk orang paska Covid-19 dengan terapi plasma konvalesen maka pemberian vaksin ditunda hingga minimal 90 hari sejak terapi plasma diberikan. Hal tersebut bertujuan untuk mencegah terjadinya interferensi antara antibodi yang dihasilkan dari vaksin dan antibodi dari TPK (Terapi Plasma Konvalesen),” jelasnya.

Dewi menambahkan vaksinasi dosis kedua tetap diberikan karena respon imun masing-masing orang berbeda dan sampai saat ini belum ada penelitian terbaru yang menunjukkan sampai berapa lama antibodi bertahan di tubuh orang paska terinfeksi Covid-19.

“Sehingga perlu kita sosialisasikan ke masyarakat bahwa meskipun sudah divaksinasi kita tetap disiplin 5M untuk mencegah penularan Covid-19. Stay safe everyone,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal