Monday, December 6, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pondok Pesantren HATI Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Pondok Pesantren HATI Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Pondok Pesantren HATI di Dusun Toroyan Desa Rangkang Kecamatan Kraksaan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW serta haul almarhum H Aminuddin bin Zain dan almarhumah Hj. Mahmudah binti Hasan Hamizi di Masjid Bin Aminuddin, Rabu (28/10/2020) sore.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang istiqomah dilaksanakan setiap tahun ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Pengasuh Pondok Pesantren HATI yang juga Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dan Keluarga Besar Bani H. Aminuddin.

Kegiatan yang diikuti oleh para siswa didampingi guru-guru SMP dan SMA HATI Billingual Boarding School (BBS) Kraksaan serta ustadz Pondok Pesantren HATI ini juga dihadiri oleh para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Camat Kraksaan Ponirin, Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto serta sejumlah tokoh agama di Kabupaten Probolinggo.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan haul almarhum KH Aminuddin bin Zain dan almarhumah Hj Mahmudah binti Hasan Hamizi ini diisi dengan pembacaan Surat Yaasin, Tahlil serta Diba’ bersama-sama.

Dalam kesempatan tersebut juga disuguhkan beberapa macam buah yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah gunungan yang ditempelkan pada batang pohon pisang.

Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si mengungkapkan selama ini Pondok Pesantren HATI memang istiqomah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengundang warga sekitar.

“Hari ini karena seluruh dunia diuji oleh Allah SWT yang masih belum selesai, ada virus Corona yang masih belum diketemukan obatnya. Karena belum ditemukan obatnya, maka ikhtiarnya sesuai dengan ahlinya dalam hal ini dokter. Sehingga masyarakat sore hari ini tetap melaksanakan kegiatan yang diundang oleh Pondok Pesantren HATI di 11 titik di luar pesantren,” katanya.

Menurut Hasan, bulan Rabiul Awal merupakan bulan kelahiran dari Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Memperingati kelahiran Rasulullah, Pondok Pesantren HATI mengundang tetangga sekitar di 11 titik yang ditempatkan di seluruh musholla se-Desa Rangkang, Balai Desa Kandangjati Wetan, Balai Desa Sumberlele dan Kantor Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan.

“Kegiatan ini wahai para santri, tentunya wajib dilakukan. Nantinya kalian setelah tidak mondok di pesantren ini dan berada di tengah-tengah rakyat, gerakkan juga karena ini amaliah para orang tua kita yang hampir luntur kegiatan ini di tengah-tengah masyarakat,” terangnya.

Hasan menceritakan bahwa dahulu sebagaimana hari ini banyak ibu-ibu belum keluar dari dapurnya memasak untuk hidangan di taruh di musholla seluruh desa. Kemudian pada malam harinya bersholawat, membaca diba’, Yaasin dan tahlil. Itulah kegiatan yang dilakukan oleh para orang tua dahulu.

“Saya melihat secara langsung, ibu saya memimpin memasak di dapur untuk dibawa ke masjid. Setelah Maghrib semua serentak bersholawat. Hari ini saya mencoba mengingatkan kembali kepada seluruh warga masyarakat yang beragama Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah bersama-sama menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini di musholla, masjid dan di tempat-tempat yang lainnya,” tegasnya.

Terkait dengan haul almarhum H Aminuddin bin Zain dan almarhumah Hj. Mahmudah binti Hasan Hamizi, Hasan menyampaikan bahwa haul itu tidak harus tepat hari kematian. Karena mendoakan kedua orang tua itu 24 jam selama bisa berlafadz mengucapkan doa. “Ucapkan doa kepada kedua orang tua kita, baik yang sudah meninggalkan kita maupun yang masih hidup,” ungkapnya.

Sehubungan dengan masa pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir dan belum ditemukan obatnya, Hasan meminta kepada seluruh santri di Pondok Pesantren HATI untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. “Semua aturan ini saya buat untuk mencegah penyebaran COVID-19. Sehingga semua santri wajib untuk mematuhinya dengan baik,” pungkasnya. (dra)