Monday, April 19, 2021
Depan > Kesehatan > PMI Kabupaten Probolinggo Resmi Tempati Markas Baru

PMI Kabupaten Probolinggo Resmi Tempati Markas Baru

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Sejak 17 Februari 2021, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo resmi menempati markas baru yang berada di Desa Sumberlele Kecamatan Kraksaan. Peresmian penempatan markas baru dari Kelurahan Kandangjati Kulon ke Desa Sumberlele ini ditandai dengan tasyakuran.

Secara umum, PMI ini mempunyai 2 unit yaitu markas dan UTD (Unit Transfusi Daerah). Untuk markasnya dipindah terlebih dahulu. Sehingga pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) mulai dari mula, madya dan wira nantinya akan dilaksanakan di markas yang baru.

Sedangkan untuk UTD masih menggunakan gedung PMI yang lama karena di tempat yang baru masih perlu dilakukan pekerjaan yang secara teknis sebagai tempat pengambilan darah dan lain sebagainya yang harus layak dan sesuai dengan standard.

Tasyakuran tersebut dihadiri oleh Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Kepala UTD PMI Kabupaten Probolinggo dr. Adi Nugroho, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh, Ketua FKPS dr. Mirrah Samiyah, CSR PT POMI Paiton dan PT PJB Paiton serta keluarga besar PMI Kabupaten Probolinggo dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua PMI Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan hibah tanah gedung PMI yang baru di Desa Sumberlele sebagai ganti dari kantor yang lama, dikarenakan diperlukan untuk pengembangan RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

“Dengan adanya markas yang baru, semua harus mempunyai semangat baru untuk kegiatan kemanusiaan PMI Kabupaten Probolinggo, khususnya dalam masa pandemi Covid-19 yang masih sulit diprediksi kapan berakhirnya,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Waluyo Jati Kraksaan ini juga menyampaikan terima kasih kepada CSR PT POMI Paiton dan PT PJB Paiton yang selama ini telah banyak mensupport kegiatan PMI Kabupaten Probolinggo. “Diharapkan nanti ada perusahaan lain yang bisa berkontribusi dan bekerja sama dengan PMI Kabupaten Probolinggo, baik dalam kegiatan donor darah maupun donor plasma,” jelasnya.

Sehubungan masih dalam masa pandemi Covid-19, Shodiq mengharapkan agar ke depan semakin banyak penyintas Covid-19 yang secara sukarela mendonorkan plasma konvalesen agar semakin banyak pasien Covid-19 yang bisa segera sembuh.

“Direncanakan UTD PMI Kabupaten Probolinggo dapat melakukan pengambilan plasma konvalesen dan sarana prasarananya didukung dari dana Pemerintah Daerah. Mudah-mudahan rencana ini bisa segera terealisasi,” harapnya.

Sementara Humas PMI Kabupaten Probolinggo Sugianto menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah yang sampai detik ini terus memberikan perhatian cukup besar kepada PMI Kabupaten Probolinggo sehingga kendala-kendala yang dihadapi oleh PMI bisa disupport oleh Pemerintah Daerah.

“Pemberian hibah tanah untuk markas PMI Kabupaten Probolinggo ini merupakan bukti bahwa Pemerintah Daerah hadir dalam membantu kegiatan kemanusiaan PMI Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Sugianto menerangkan untuk pembinaan PMR mulai dari mula, madya dan wira serta pertemuan Persami ke depan sudah bisa dilaksanakan di markas PMI yang baru. “Cuma karena masih dalam masa pandemi Covid-19, maka akan dilakukan pembatasan jumlah peserta dan penerapan protokol kesehatan secara ketat,” jelasnya.

Lebih lanjut Sugianto mengharapkan kepada masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk melakukan donor darah dan donor plasma, bisa datang langsung ke PMI atau yang jumlahnya banyak bisa bergabung dalam sebuah kelompok. Nantinya PMI akan datang untuk jemput bola.

“Setiap kecamatan itu sudah ada kelompoknya masing-masing untuk membantu masyarakat yang akan melakukan donor darah maupun donor plasma. Yang jelas PMI akan bekerja dengan semaksimal mungkin untuk mensukseskan misi kemanusiaan,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal