Monday, April 22, 2024
Depan > Pendidikan > PGP 2022, Ratusan Guru Ikuti Lokakarya Calon Guru Penggerak

PGP 2022, Ratusan Guru Ikuti Lokakarya Calon Guru Penggerak

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Dalam rangka Program Guru Penggerak (PGP) tahun 2022, ratusan guru mengikuti lokakarya Calon Guru Penggerak (CGP) yang digelar oleh Balai Besar Program Guru Penggerak (BBPGP) Jawa Timur di SMKN 1 Sumberasih, Sabtu dan Minggu (26-27/11/2022).

“Kegiatan ini dihadiri oleh Yuniar bersama tim dari BBPGP Jawa Timur sebagai penanggung jawab pelaksanaan lokakarya ke-9 angkatan 4 hari Sabtu (26/11/2022) dan lokakarya ke-1 angkatan 7, Minggu (27/11/2022),” kata Analis Kebijakan Ahli Muda Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Massajo.

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo ditunjuk sebagai panitia lokal dan mendapatkan tugas dinas dari masing-masing. Yakni, Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo Sucipto dan Analis Kebijakan Ahli Muda Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Massajo. Untuk Ketua Koordinator terpilih angkatan 4 PGP tahun 2022 adalah Mohammad Miftahus Zaman selaku guru SMA S Al Khairiyah Kraksaan.

“Lokakarya ke-9 angkatan 4 telah menyelesaikan materi-materi pembelajaran dalam kelas. Dilanjutkan dengan Pemilihan Koordinator dan Komitmen bersama para CGP sebanyak 133 guru terdiri dari SMA/SMK sebanyak 51 guru, TK sebanyak 4 guru, SD sebanyak 50 guru, SMP sebanyak 27 guru dan sisanya para Pengajar Praktik (PP),” jelas Massajo.

Dalam kesempatan tersebut ratusan guru tersebut menyampaikan Komitmen Guru Penggerak Kabupaten Probolinggo yang menyatakan siap menjadi katalis perubahan pendidikan di Kabupaten Probolinggo.

“Caranya, menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di Kabupaten Probolinggo, menjadi pengajar praktik bagi rekan guru lain terkait pengembangan pembelajaran di sekolah, mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, membuka ruang diskusi positif dan ruang kolabirasi antar guru dan pemangku kepentingan di dalam dan luar sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan,” terangnya.

Sementara lokakarya ke-1 angkatan 7 diikuti sebanyak 146 dari unsur guru SMA/SMK sebanyak 33 guru, TK sebanyak 11 guru, SD sebanyak 74 guru, SMP sebanyak 29 guru dan sisanya Pengajar Praktik (PP).

“Mereka tengah memulai pembelajaran dan pendampingan secara bertahap dan nantinya akan berakhir hingga lokakarya ke-9 kemungkinan di tahun 2023. Materi pembelajaran lokakarya ke-1 angkatan 7 seputar membangun komunitas praktisi dengan 5 tujuan komunitas praktisi,” tegasnya.

Kelima tujuan komunitas praktisi tersebut diantaranya mengedukasi anggota dengan mengumpulkan dan berbagi informasi yang berkaitan dengan masalah dan pertanyaan tentang praktik pengajaran dan pembelajaran serta memberi dukungan pada anggota melalui interaksi dan kolaborasi sesama anggota.

Selanjutnya, mendampingi anggota untuk memulai dan mempertahankan pembelajaran mereka, mendorong anggota untuk menyebarkan capaian anggota melalui diskusi dan berbagi serta mengintegrasikan pembelajaran yang didapatkan dengan pekerjaan sehari-hari.

“Harapan saya, semua CGP angkatan 4 dan angkatan 7 dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dapat menularkan semangat, ilmu serta pengalaman dan praktik baik agar implementasi Merdeka Belajar dapat dicapai dan Pelajar Pancasila terwujud,” harapnya.

Sementara Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo Sucipto mengharapkan dengan terlaksananya lokakarya ke-9 angkatan 4 dan lokakarya ke-1 angkatan 7 secara pribadi dan atas nama kedinasan sangat syukur dan senang.

“Walaupun hari libur dan hari keluarga, kami tetap komitmen untuk melaksanakan tugas dan saling membantu demi kelancaran tugas sesuai tusi (tugas pokok dan fungsi) dan kewenangnya,” ujarnya.

Sedangkan Yuniar dari BBPGP Jawa Timur mengaku sangat bersyukur sekali pelaksanaan lokakarya ke-9 angkatan 4 dan lokakarya ke-1 Angkatan 7 dapat berjalan lancar dan sukses. “Semua ini terlaksana atas kerjsama dan bantuan dari Dinas Dikdaya, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo serta pihak SMKN 1 Sumberasih. Kami merasakan suasana kerja saling support dan penuh keakraban,” ungkapnya. (wan)