Monday, April 12, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Permudah Akses Jalan, GP Ansor Kraksaan Bersihkan Lumpur Banjir Dringu

Permudah Akses Jalan, GP Ansor Kraksaan Bersihkan Lumpur Banjir Dringu

Reporter : Syamsul Akbar
DRINGU – Ratusan anggota Gerakan Pemuda Ansor Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Dringu dalam membersihkan akses jalan warga yang masih tertutup lumpur tebal, Kamis (4/3/2021). Mereka disebar di sejumlah titik di Dusun Gandean hingga Krajan Bandaran Desa Dringu Kecamatan Dringu.

Dengan menggunakan sekop, pacul dan karung glangsi, mereka langsung membersihkan material pasir dan lumpur sisa banjir luapan Sungai Kedunggaleng. Terutama yang berada di jalan perkampungan dan gang-gang sempit. Dimana selama dua hari berturut-turut, lumpur memenuhi perkampungan warga.

“Kegiatan bersih-bersih sisa lumpur ini kami lakukan untuk mempermudah akses yang ada. Dimana sisa material masih menumpuk di akses jalan mereka. Sehingga bisa beraktifitas kembali dengan normal,” kata Ketua PC GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq.

Melalui kegiatan bersih-bersih sisa lumpur banjir ini Taufiq mengharapkan bisa memperlancar bantuan dari relawan maupun pihak lain yang akan memberikan bantuan. Sebab, seringkali bantuan itu hanya sampai di ujung gang atau dekat jalan raya. Karena kendaraan roda dua atau roda empat tidak dapat masuk karena terhalang ketebalan lumpur.

“Saya sempat dilapori oleh rekan-rekan di pos, sulitnya akses masuk ke kampung untuk mengantarkan bantuan makanan. Karena itu kami ada di sini, meringankan warga dengan membuka akses jalan mereka,” tambahnya.

Sementara Ketua RT 3 RW 2 Dusun Krajan Bandaran Desa Dringu Budiman mengaku sangat bersyukur. Sebab, pasca banjir selama dua malam berturut-turut, fisik warga sudah sangat kelelahan. Selain itu, warga fokus mengurus pertahanan rumah masing-masing. Dari potensi luapan susulan Sungai Kedunggaleng.

“Kami mewakili warga sangat berterima kasih atas bantuan dari pemuda Ansor ini. Karena memang tenaga kami sudah terkuras sejak terjangan banjir pertama. Kami pun tidak menyangka akan ada banjir susulan,” ungkapnya.

Selanjutnya tanah yang dimasukkan ke dalam karung kemudian diangkut ke pinggir sungai. Bersama warga setempat tanah tersebut ditata dekat plengsengan yang rawan jebol. Memperkuat tanggul yang kondisinya sangat memperihatinkan.

Inisiasi bakti sosial pada wilayah terdampak bencana banjir ini juga merupakan seruan bagi masyarakat luas untuk peduli pada warga yang terdampak bencana. Sebab bantuan tidak hanya berupa materi saja, melainkan banyak hal yang bisa dilakukan. Mulai dari bantuan logistik baju bersih, tempat tidur, obat-obatan dan lain sebagainya. (wan)

cww trust seal