Monday, March 4, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Peringati Hari Jadi ke-12 Kota Kraksaan, Pemkab Gelar Ziarah Makam Kiai Ronggo

Peringati Hari Jadi ke-12 Kota Kraksaan, Pemkab Gelar Ziarah Makam Kiai Ronggo

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-12 Kota Kraksaan sebagai Ibukota Kabupaten Probolinggo tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar khoul dan ziarah makam KH Abdul Wahab atau Kiai Ronggo di Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan, Rabu (5/1/2022) pagi.

Ziarah makam Kiai Ronggo yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ini dihadiri oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, Ketua Pengadilan Agama Kraksaan Syafi’, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Turut serta pula Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Munir Kholili didampingi Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh, pengurus LPTQ Kabupaten Probolinggo serta sejumlah alim ulama yang ada di wilayah Kecamatan Kraksaan.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan Surat Yaasin dan Surat Al Mulk bersama yang dipimpin oleh pengurus LPTQ Kabupaten Probolinggo Ustadz Syafi’i Zain. Dilanjutkan dengan pembacan tahli bersama dipimpin oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Syihabuddin Sholeh. Serta doa bersama oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Munir Kholili.

Setelah doa bersama, dilakukan tabur bunga di atas makam Kiai Ronggo oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan diikuti oleh seluruh undangan lainnya.

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengaku bersyukur karena Kota Kraksaan sudah memasuki tahun ke-12 sebagai ibukota Kabupaten Probolinggo.

“Harapannya nantinya Kota Kraksaan akan lebih maju, masyarakatnya lebih modern dan perkembangan kotanya nantinya bukan hanya di kotanya saja, tetapi juga interlinenya seperti Krejengan, Besuk dan Pajarakan juga harus berkembang karena daerah ini menjadi penyangga dari perkembangan Kota Kraksaan,” harapnya. (wan)