Monday, July 26, 2021
Depan > Kesehatan > Peran Vitamin C Sebagai Antioksidan dan Anti Radang

Peran Vitamin C Sebagai Antioksidan dan Anti Radang

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan vitamin C adalah sebuah nutrient yang penting bagi beberapa sel, salah satunya sel imunitas. Vitamin C juga bersifat sebagai antioksidan dan anti radang.

“Saat tubuh dalam kondisi sakit karena infeksi, terjadi stress pada tubuh ditambah kerusakan karena infeksi. Didalam tubuh terdapat kadar radikal bebas yang tinggi, disebut oxidative stress. Sehingga untuk menetralkannya, diperlukan antioksidan agar kadar radikal bebasnya turun. Itulah peran vitamin C sebagai antioksidan,” katanya.

Menurut Dewi, pada penderita COVID-19 dengan gejala ringan yang biasa disebut OTG, kadar antioksidan dan tingkat inflamasinya tidak tinggi, sehingga dirasa tidak perlu penggunaan vitamin C. “Tetapi jika kita ingin mengkonsumsi vitamin C untuk keseharian boleh saja bila kita merasa bahwa asupan vitamin C tidak cukup kita dapatkan dari sayuran dan buah-buahan,” jelasnya.

Tetapi harus berhati-hati jelas Dewi, karena konsumsi harian vitamin C 500-1000 mg itu sudah cukup. “Jika mengkonsumsi lebih dari 2000 mg maka ginjal akan mengeluarkan lewat air seni dan jika berkelanjutan akan mudah timbul batu di saluran kencing,” terangnya.

Dewi meminta hati-hati pada orang yang sakit ginjal dan liver, asupan harian vitamin C maksimal dibawah 1000mg. “Penuhi asupan tubuh kita dengan pola makanan gizi yang seimbang, sehingga imunitas tubuh kita dapat selalu terjaga baik. Salam sehat selalu,” pungkasnya. (wan)

cww trust seal