Monday, November 30, 2020
Depan > Kesehatan > Penderita Diabetes Melitus Berisiko Lebih Tinggi Terinfeksi COVID-19

Penderita Diabetes Melitus Berisiko Lebih Tinggi Terinfeksi COVID-19

Reporter : Wahed Efendi
KRAKSAAN – Diabetesi (seseorang memiliki penyakit diabetes melitus) yang tidak mengelola diabetesnya dengan baik, maka saat terinfeksi COVID-19 akan memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat COVID-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica. “Banyak penderita COVID-19 yang diperburuk karena diabetesnya tidak terkontrol yang sering menyebabkan kematian,” katanya.

Oleh karena itu, Dewi memberikan tips untuk para diabetesi mencegah COVID-19. Diantaranya, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan diabetesi harus tinggal di rumah dan menjaga jarak. Kurangi paparan terhadap orang yang berpotensi sebagai karier virus.

“Jika terpaksa keluar rumah, harus memakai masker. Tetap rutin mengkonsumsi obat diabetesnya. Tetap menjaga pola makan sehat dan olahraga. Cek kadar gula secara teratur, jika ada keluhan kesehatan, segera ke fasilitas pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Dewi menambahkan jika diabetesi terinfeksi COVID-19, maka segera cari pertolongan medis. Jika ada gejala gangguan pernafasan, teruskan obat diabetesnya. “Jika terinfeksi COVID-19 dengan gejala ringan dengan kadar gula darah stabil, tetap cek kadar gula darah secara teratur dan jika keadaan memburuk segera ke rumah sakit terdekat, jangan ditunda,” pungkasnya. (hed)

cww trust seal