Wednesday, December 8, 2021
Depan > Informasi Layak Anak > Pemkab Sosialisasikan Program PTK PAUD, PNF Secara Virtual

Pemkab Sosialisasikan Program PTK PAUD, PNF Secara Virtual

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan pembinaan kepada Pengawas dan Ketua IGTKI se-Kabupaten Probolinggo serta sosialisasi program Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Non Formal (PNF) tahun 2021 secara virtual, Kamis (4/2/2021).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dispendik Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili ini diikuti oleh 47 partisipan di Korwil Bidang Pendidikan masing-masing kecamatan se-Kabupaten Probolinggo. Mereka juga mendapatkan materi tentang program dan kegiatan tahun 2021 oleh Kasi PTK PAUD, PNF Dispendik Kabupaten Probolinggo Massajo.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dispendik Kabupaten Probolinggo Yunita Nur Laili memperkenalkan diri telah diberikan amanah oleh Bupati Probolinggo sebagai Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan menggantikan Sunalis yang mendapatkan tugas sebagai Sekretaris Kecamatan Besuk.

“Melalui pembinaan Pengawas TK dan Ketua IGTKI se-Kabupaten Probolinggo serta sosialisasi program Seksi PTK PAUD, PNF secara virtual ini kami berharap kerjasamanya dalam menyukseskan program Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo khususnya Bidang Pembinaan Ketenagaan pada Seksi PTK PAUD, PNF,” katanya.

Disamping itu jelas Yunita, tentunya dalam tugas dan fungsi kepengawasan harus mengikuti ketentuan yang berlaku dalam regulasi BDR dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Serta terus merancang program-program inovasi dalam pengawasan baik akademik maupun manajerial mengacu kepada program pengawasan. Dimana ruang lingkup program pengawasan sekolah tersebut meliputi penilaian kinerja, pembinaan dan pemantauan,” tegasnya.

Sementara Kasi PTK PAUD, PNF Dispendik Kabupaten Probolinggo Massajo memaparkan program dan kegiatan tahun 2021 yang mengacu pada SIPD dan Permendagri Nomor 90 tahun 2019.

“Nama programnya adalah Pengelolaan Pendidikan dengan sub kegiatan meliputi penyediaan pendidik dan tenaga kependidikan bagi satuan PAUD (Bosda PAUD, Diklatsar guru PAUD lokus stunting), pengembangan karir pendidik dan tenaga kependidikan pada satuan PAUD (diklat calon pengawas sekolah jenjan TK),” ungkapnya.

Selain itu jelas Massajo dilakukan penetapan kuota calon penerima honor guru PAUD-TK bersumber dari dana Bosda PAUD tahun 2021, berdasar verval proposal Bosda dan masuk Dapodik, legalitas lembaga, lembaganya tidak sedang dalam konflik serta kondisi riil guru aktif di lembaga sesuai kondisi akhir tahun 2020.

“Yang pasti ada kenaikan besaran penerimaan honor guru tahun ini meliputi guru TK dari Rp 200 ribu menjadi Rp 225 ribu per bulan selama 12 bulan dan guru PAUD dari Rp 100 ribu menjadi Rp 125 ribu per buln selama 12 bulan,” terangnya.

Massajo menambahkan saat ini sedang dalam proses penetapan daftar usulan yang divalidasi oleh Penilik, Pengawas TK, Ketua IGTKI dan Ketua Himpaudi di masing-masing kecamatan dikoordinasikan kepada Korwil Bidang Pendidikannya.

“Harapannya dalam minggu ini semua lembaga TK-PAUD di 24 kecamatan sudah dapat mengirim by name by adress ke Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (wan)