Tuesday, October 19, 2021
Depan > Pemerintahan > Pemkab Peringati HUT Korpri, HUT PGRI, HKN dan HGN 2020

Pemkab Peringati HUT Korpri, HUT PGRI, HKN dan HGN 2020

Reporter : Mujiono
DRINGU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-49, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56, HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-75 dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2020 di halaman Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Senin (30/11/2020) pagi.

Upacara yang digelar pada situasi pandemi Covid-19 ini tidak diikuti oleh seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Kegiatan ini hanya diikuti oleh perwakilan dari PGRI, guru, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan para pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Probolinggo bertindak sebagai Inspektur upacara dalam peringatan HUT Korpri ke-49, HKN ke-56, HUT PGRI ke-75 dan HGN tahun 2020.

Selanjutnya, Camat Sumberasih Wiwit Suryaningsih bertindak sebagai pemimpin upacara, Dantonia dari Dinkes Kabupaten Probolinggo bertugas sebagai pembaca Teks Undang-undang Dasar tahun 1945, Sulistyani Trisnoharini dari Korpri Kabupaten Probolinggo bertugas sebagai pembaca Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia dan Siti Romlah dari PGRI Kabupaten Probolinggo sebagai pembaca Teks Ikrar Guru.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono menjelaskan tiga tema peringatan yang sepatutnya menjadi inspirasi secara amanahnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Peringatan Hari Korpri berkontribusi untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik dan meningkatkan semangat profesionalitas. Momentum ini menjadi wujud refleksi diri, menjaga solidaritas serta soliditas,” katanya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, Korpri di Kabupaten Probolinggo menjadi organisasi dengan budaya inovasi dan kreatifitas, modern dan efisien yang melayani dengan jiwa semangat Pancasila. Terlebih sebagai anggota Korpri harus hadir di tengah-tengah masyarakat menjadi patriot sehat serta menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat.

“Pada momentum Hari Guru Nasional dan PGRI mengajak seluruh anggota bahwa pandemi sebagai laboratorium mengembangkan budaya inovasi untuk mendukung akselerasi penataan ulang sistem pendidikan guna menghasilkan SDM unggul untuk Indonesia maju,” jelasnya.

Sekda Soeparwiyono menegaskan untuk para tenaga kesehatan dan pejuang garda depan penanganan Covid-19 mengajak anggota organisasi profesi kesehatan di Kabupaten Probolinggo untuk meningkatkan aktivitasnya.

“Terus berikhtiar menyadarkan betapa pentingnya pembangunan kesehatan dalam masyarakat melalui melakukan budaya hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan yang kurang sehat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Soeparwiyono menyerahkan hadiah beserta penghargaan dan penetapan skor 5 (lima) tertinggi OPD. Peringkat pertama diraih Dinas Pendidikan dengan inovasi Bela Sang Raja Pembelajaran Kelas Rangkap, Masyarakat Sejahtera dengan skor 165, peringkat kedua diraih Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui inovasi Lapor Minta Kawin Pak dengan skor 149.

Peringkat ketiga diraih Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu melalui inovasi Pelayanan Ijin OSS dengan skor nilai 146. Peringkat keempat diraih Badan Kepegawaian Daerah melalui inovasi Penyusunan e-SKP dengan skor 144 dan peringkat kelima diraih Dinas Pendidikan melalui inovasi Gunting Emas (Guru PAUD Peduli Stanting Bersama Masyarakat) dengan skor 143.

Diserahkan pula penghargaan kepada pemenang Penyusunan Indeks Inovasi Daerah pada Kategori Puskesmas. Peringkat pertama diraih Puskesmas Tongas melalui inovasi Ngrumpi Sehat Berkarya Bersama Saudaraku dengan nilai 178, peringkat kedua diraih Puskesmas Tegalsiwalan melalui inovasi Dinda Wouw dengan nilai 157. Peringkat ketiga diraih Puskesmas Sumberasih melalui inovasi Jempol Mancep Layanan Cepet dengan nilai 155, peringkat keempat diraih Puskesmas Sumberasih melalui inovasi Laskar Jentik dengan nilai 146 dan peringkat kelima diraih Puskesmas Tongas melalui inovasi Permata Madu dengan nilai 138.

Tidak lupa juga diserahkan tali asih kepaa pejabat yang sudah purna tugas. Diantaranya, Ramiadi dengan jabatan terakhir Camat Wonomerto terhitung mulai tanggal pensiunnya 1 Nopember 2020 dan Santoso dengan jabatan terakhir Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Probolinggo terhitung mulai tanggal pensiunnya 1 September 2020. (y0n)