Saturday, April 13, 2024
Depan > Informasi Layak Anak > Pemkab Lakukan Kick Off Tetes Pertama Sub PIN Polio Putaran 2

Pemkab Lakukan Kick Off Tetes Pertama Sub PIN Polio Putaran 2

Reporter : Syamsul Akbar
BANYUANYAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan kick off pelaksanaan tetes pertama Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio putaran 2 di Balai Desa Alassapi Kecamatan Banyuanyar, Senin (19/2/2024).

Pelaksanaan Sub PIN Polio putaran 2 ini akan dilaksanakan mulai tanggal 19 hingga 24 Pebruari 2024 di pos-pos pelayanan PIN Polio. Target sasarannya sebanyak 148.267 anak usia 0-7 tahun.

Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto, Plt Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi, Camat Banyuanyar Hary Tjahjono dan Ketua TP PKK Kecamatan Banyuanyar, Pj Kepala Desa Alassapi Sigit Wida Hartono dan Pj Ketua TP PKK Desa Alassapi Kintan Via Sefira.

Kick off pelaksanaan Sub PIN Polio putaran 2 di Kabupaten Probolinggo ini ditandai dengan tetes pertama imunisasi polio oleh Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto.

Tetes pertama Sub PIN Polio putaran 2 ini dimeriahkan dengan Tari Glipang oleh murid TK PKK Permatasari. Dilanjutkan dengan Senam Pancasila, Tari Cublek-cublek Suweng dan Da’i cilik oleh siswa SDI Nurus Syamsi.

Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada petugas yang ada di lapangan, termasuk Forkopimka karena sudah meraih capaian tertinggi di putaran 1. Harapannya pada putaran 2 ini bisa tetap memegang predikat tersebut.

“Capaian Sub PIN Polio Putaran 1 adalah 148.750 anak sehingga diperoleh prosentase sasaran riil sebanyak 149.667 anak dengan capaian 148.750 (99,39%) dan sasaran Pusdatin sebanyak 134.943 anak dengan capaian 148.750 (110.23%). Capaian Sub PIN Polio Putaran 1 Kabupaten Probolinggo berdasarkan sasaran riil berada pada urutan 13 se-Jawa Timur. Sedangkan capaian berdasarkan sasaran Pusdatin berada pada urutan 9 tertinggi se-Jawa Timur,” katanya.

Rita Erik mengucapkan terima kasih atas kerja keras dan kerjasamanya. Semua keberhasilan itu tidaklah mudah. “Saya memberikan apresiasi atas kerja keras semuanya sehingga kita berada di posisi 9. Harapannya pada putaran 2 prestasi tersebut bisa dipertahankan. Semoga Sub PIN Polio ini benar-benar sukses sehingga anak-anak di Kabupaten Probolinggo bisa sehat agar menjadi generasi masa depan yang sehat dan berakhlakul karimah,” harapnya.

Sementara Camat Banyuanyar Hary Tjahjono menyampaikan di Kecamatan Banyuanyar ada 2 (dua) puskesmas yakni Puskesmas Klenang Kidul dan Puskesmas Banyuanyar melayani masyarakat di 14 desa. “Desa Alassapi ini wilayahnya terkecil, tetapi untuk Sub PIN Polio putaran 1 capaiannya 100 persen,” ujarnya.

Hary menegaskan dari awal pihaknya bersama lintas sektor sudah berkomitmen ingin mensukseskan Sub PIN Polio. “Saya berharap di putaran 2 minimal bisa mempertahankan prestasi tersebut. Kalau capaian kedua mungkin bisa lebih dari yang pertama,” tambahnya.

Terpisah Plt Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Dewi Vironica mengungkapkan untuk target Sub PIN Polio putaran 2 sama dengan putaran 1 yaitu minimal lebih dari 95%. “Walaupun Bapak Pj Bupati Probolinggo dan Ibu Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo tetap menargetkan sama dengan putaran 1 kalau bisa 100%,” ungkapnya.

Dewi mengaku bersyukur sebenarnya untuk Kabupaten Probolinggo di putaran 1 kemarin sudah sukses melaksanakan Sub PIN Polio. Karena capaiannya lebih dari 100%, tepatnya 110% secara sasaran Pusdatin. Tetapi untuk di putaran 2 memang pihaknya mengantisipasi karena biasanya untuk di putaran 2 itu jumlah sasaran yang datang lebih sedikit dari sasaran target yang pertama.

“Biasanya kalau pada putaran 1 ada gejala yang ditemukan setelah imunisasi, biasanya di putaran 2 tidak akan datang lagi. Tetapi melihat dari kolaborasi dan sinergitasnya lintas sektor yang ada di tingkat kecamatan, desa dan kabupaten, kami tetap yakin bahwa untuk putaran 2 ini kita akan tembus 100% lagi,” jelasnya.

Menurut Dewi, yang menjadi target sasaran putaran 2 adalah capaian pada saat putaran 1. Dimana pada putaran 1 capaiannya adalah 148.750 anak. Untuk yang putaran 1 itu sudah termasuk yang domisilinya di luar Kabupaten Probolinggo. Tetapi untuk putaran 2 sasarannya dikurangi dengan domisilinya luar Kabupaten Probolinggo sehingga mencapai 148.267 anak.

“Himbauan kami, ayo masyarakat Kabupaten Probolinggo yang memiliki anak usia 0-7 tahun untuk memutus penularan mata rantai polio yang ada di Indonesia, mari kita kembali membawa anak, cucu maupun sanak saudara kita untuk kembali datang ke pos-pos imunisasi untuk mendapatkan vaksin polio,” tegasnya.

Pj Kepala Desa Alassapi Sigit Wida Hartono mengaku bersyukur karena pelaksanaan tetes pertama Sub PIN Polio putaran 2 di Desa Alassapi Kecamatan Banyuanyar berjalan dengan lancar. “Harapannya semua maksimal, semua sasaran dapat menerima Sub PIN Polio putaran 2,” harapnya.

Sigit menerangkan seperti yang dilaksanakan pada putaran 1, dimana jika ada anak yang belum di Sub PIN Polio maka pihaknya akan turun langsung untuk menjemput anak-anak tersebut. Artinya sweeping bersama tenaga kesehatan di desa.

“Untuk putaran kedua, rencananya juga akan melaksanakan hal tersebut. Setelah pelaksanaan hari ini akan dilihat apakah masih ada anak-anak yang belum menerima Sub PIN Polio. Karena seperti yang disampaikan oleh Ibu Pj Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo, targetnya diatas 95% seperti target dari Provinsi Jawa Timur. Insya Allah seperti putaran 1 kemarin kita 100 persen,” pungkasnya. (wan)