Friday, December 3, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Kawal Terus Tumbuh Kembang UKM Pedesaan

Pemkab Kawal Terus Tumbuh Kembang UKM Pedesaan

Reporter : Hendra Trisianto
KREJENGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo kawal terus tumbuh kembang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang ada di wilayah pedesaan. Kali ini, Selasa (9/7/2019) siang, giliran UKM Barsah di Desa Patemon Kecamatan Krejengan mendapatkan pembinaan langsung dari tim monitoring dan evaluasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo.

Kurun waktu dua tahun lebih, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melakukan pendampingan dan pembinaan pada UKM penghasil produk sale pisang tersebut. Kini omzet UKM Barsah mencapai Rp 10 juta per bulan dan mampu mempekerjakan 10 orang karyawan dari tetangga sekitar.

Sebelumnya, UKM Barsah yang bermula dari usaha keluarga ini hanya memiliki kapasitas produksi yang minim. Hal ini dikarenakan produk sale pisangnya belum dikenal umum dan meluas seperti saat ini. Keseluruhan proses produksinya pun hanya mengandalkan tenaga keluarga.

“Alhamdulillah, saat ini untuk memenuhi permintaan pesanan, setiap hari kami harus produksi minimal 25 kilogram sale dengan bahan baku pisang Barlin sebanyak 70 tandan,” terang Wasilah, owner UKM Barsah asal Banyuwangi ini.

Wasilah mengakui, banyak sekali hal-hal penting yang didapatnya dari pendampingan Pemkab Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro ini. Menurut ia yang paling utama adalah pelatihan jual beli online dan bantuan promosi.

“Sekitar 50% transaksi penjualan produk kami adalah melalui aplikasi jual beli online dan kian hari semakin meningkat. Terima kasih atas perhatian Pemkab Probolinggo selama ini, barokahnya juga dirasakan oleh tetangga sekitar ikut bekerja disini,” tandasnya.

Sementara Anung Widiarto, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo yang sejak awal memperhatikan secara detail kegiatan produksi pisang sale ini menuturkan, bahwa UKM Barsah sudah mulai mandiri. Selain kualitas dan packaging yang bagus, grafik transaksi penjualan yang ditunjukkan juga selalu meningkat dari waktu ke waktu.

Anung menilai produk UKM Barsah sudah sangat bersaing di pasaran. Dengan adanya trend positif tersebut pihaknya yakin kapasitas produksi produk sale pisang akan lebih besar seiring meningkatnya permintaan pasar.

“Ke depan perlu untuk kita pikirkan pemanfaatan teknologi, misalnya media khusus untuk pengeringan pisang agar tidak terpapar langsung partikel bebas seperti debu dan angin sehingga akan jauh lebih higienis,” tandasnya. (dra)