Tuesday, September 21, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Gelar Workshop Saemaul Training Program Patriot Desa Emas

Pemkab Gelar Workshop Saemaul Training Program Patriot Desa Emas

Reporter : Hendra Trisianto
PAITON – Guna terus menumbuhkan semangat baru membangun Kabupaten Probolinggo lebih maju melalui pembangunan desa, kader desa pilot project Program Desa EMAS (Entrepreneur, Mandiri, Adil dan Sejahtera) Kabupaten Probolinggo terus dibina melalui pelatihan dari Yayasan Gerakan Desa Emas Indonesia (GDEI).

Kali ini Pemkab Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar workshop Saemaul Training Program Patriot Desa Emas Kabupaten Probolinggo di lapangan Permanent Operator Housing 2 PT POMI (POH 2 PT POMI), Desa Sumberanyar Kecamatan Paiton selama 7 hari mulai Rabu (29/1/2020) hingga Selasa (4/2/2020) dengan bermalam di dalam tenda di alam terbuka.

Pelatihan yang merupakan lanjutan ini mengambil tema Pemberdayaan Masyarakat Desa, membangun Kabupaten Probolinggo “Society 5.0 Creative Technopreneur” (Indonesia Saemaul Global League). Diikuti oleh 120 kader Patriot Desa EMAS dari 20 desa di Kabupaten Probolinggo dan dimentori langsung oleh tim Fasilitator dan instruktur dari Yayasan GDEI.

Ke-20 desa dari 8 kecamatan ini diantaranya Desa Ngadisari, Wonotoro, Jetak, Ngadirejo, Ngadas, Wonokerto, Sariwani, Kedasih, Pakel, Sapikerep, Sukapura dan Ngepung Kecamatan Sukapura. Selanjutnya Desa Negororejo Kecamatan Lumbang, Desa Wonokerso Kecamatan Sumber, Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih, Desa Bermi dan Guyangan Kecamatan Krucil, Desa Andungbiru Kecamatan Tiris, Desa Asembagus Kecamatan Kraksaan serta Desa Bhinor Kecamatan Paiton.

Wakil Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko hadir sekaligus membuka secara resmi workshop ini. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Pembina Yayasan Gerakan Desa Emas Indonesia Aries Muftie, Ketua Gerakan Desa Emas Iwan Agustiawan Fu’ad, Sekretaris Daerah (Sekda Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi, Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat dan kepala desa (kades) terkait.

Dalam sambutannya Pembina Yayasan GDEI Aries Muftie mengapresiasi kesungguhan tekad Pemkab Probolinggo dalam mensukseskan Program Desa Emas ini. Hal ini terlihat dari komitmen luar biasa mulai dari Kepala Daerahnya, OPD sampai Pemerintah Desa dan para kadernya.

“Di Indonesia kami sudah bermitra bersama 14 kabupaten dan 7 provinsi, akan tetapi yang paling all out itu hanyalah Kabupaten Probolinggo. Dengan ditunjang sumber daya alam yang melimpah, 4 (empat) tahun kedepan Kabupaten Probolinggo seharusnya tidak boleh lagi memiliki desa miskin,” kata Aries.

Aries menjelaskan kata EMAS dalam program GDEI merupakan akronim dari Enterpreneur, Mandiri, Adil dan Sejahtera yang artinya untuk menuju desa yang adil dan sejahtera diperlukan kader-kader yang memiliki jiwa enterpreneur dan mandiri. Tujuan pelatihan kali ini kata Aries adalah untuk menanamkan tiga karakter dan lima pilar yang merupakan peta jalan pada Program Desa Emas.

Lebih lanjut Ketua Indonesia-Saemaul Global League ini menjelaskan tiga karakter yang dimaksud adalah karakter patriot, karakter mandiri dan karakter gotong royong. Kemudian lima pilar yang harus dikuasai adalah bina karakter insani, bina saudara dan institusi, bina sinergi dan teknologi, bina dana dan investasi serta bina pasar dan industri desa.

“Enam orang patriot ini tugasnya adalah mengajarkan hasil pelatihan ini kepada warga desa lainnya, masing-masing patriot minimal harus bisa membina 165 KK. Dengan membudayakan tiga karakter tadi, InsyaAllah desa sejahtera akan tercapai. Karakter gotong royong mungkin terlihat sepele jika dilakukan oleh segelintir orang, tapi kalau dilakukan bersama seluruh warga desa maka itu akan menjadi luar biasa,” tandasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Wabup Timbul dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Probolinggo memiliki potensi alam dan wisata yang melimpah, masih banyak yang belum dikelola dengan baik. Oleh sebab itu dibutuhkan peran masyarakat untuk mengelola dengan baik tidak hanya mengandalkan pemerintah saja.

“Disinilah peran penting Patriot Desa EMAS, kita memiliki banyak potensi, salah satunya yang saat ini sedang fokus dikembangkan adalah sektor wisata. Disinilah peran para patriot ini untuk mengangkat dan mengembangankan potensi itu. Kami ingin Kabupaten Probolinggo ini bukan sebagai transit saja namun menjadi pilihan wisatawan,” kata Wabup Timbul Prihanjoko.

Menurut Wabup Timbul Prihanjoko, jika potensi wisata maju, maka pertumbuhan UKM juga akan maju. Sehingga, dengan majunya UKM maka perekonomian masyarakat akan meningkat dan tentu saja hal ini akan menurunkan angka kemiskinan.

“Patriot Desa EMAS disini memiliki peran besar dalam menumbuhkan dan menularkan semangat entrepreneur, mandiri, adil sejahtera. Coba kembangkan potensi yang ada di desa kalian masing-masing. Salah satu contoh sederhana, jika sebuah wisata itu maju, krupuk yang dibungkus dengan menarik pun akan cepat laku,” pungkasnya. (dra)