Tuesday, September 28, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Gelar Verifikasi Pelaku Usaha Pemotongan dan Perdagangan Hewan

Pemkab Gelar Verifikasi Pelaku Usaha Pemotongan dan Perdagangan Hewan

Reporter : Syamsul Akbar
GENDING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) menggelar verifikasi pelaku usaha pemotongan hewan/jagal dan perdagangan hewan di pelaku usaha H. Haris Kiswanto di Desa Pikatan Kecamatan Gending, Selasa (4/2/2020).

Kegiatan verifikasi ini dihadiri oleh Kabid Prasarana dan Binus DPKH Kabupaten Probolinggo drh Amir Syarifuddin dan Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh Nikolas Nuryulianto.

Dasar hukum kegiatan Undang-undang (UU) Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kabid Prasarana dan Binus drh. Amir Syarifuddin menyampaikan H Haris harus melakukan pemotongan ternak di RPH. Dimana Kabupaten Probolinggo ada 6 (enam) RPH (Rumah Potong Hewan). Yakni, Gading, Besuk, Krejengan, Banyuanyar, Maron dan Leces yang sudah bersertifikat halal.

“Dimana fasilitas RPH setiap tahun sudah mengalami peningkatan dari segi sarana dan prasarananya,” kata drh. Amir Syarifuddin.

Sementara Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan RPH sudah dicukupi dengan keurmaster dan bucher. Serta ada tarip retribusi yang dikenakan pada ternak yang dipotong di RPH sebesar Rp 20.000 per ekor. Disarankan untuk memilih dan menyembelih sapi jantan atau betina tidak produktif.

“Pemotongan ternak di dalam RPH akan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Probolinggo. Dimana selama ini masih banyak pelaku usaha yang belum sadar bahwa peran serta mereka memotong ternak di RPH sangatlah penting dan menjamin keamanan daging yang beredar di pasar tradisional dan dikonsumsi oleh masyarakat,” katanya. (wan)