Monday, December 6, 2021
Depan > Kesehatan > Pemkab Gelar Rakor Persiapan Vaksinasi Covid-19

Pemkab Gelar Rakor Persiapan Vaksinasi Covid-19

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan anggota Forkopimda Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait dengan persiapan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, Kamis (28/1/2021) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE Kabupaten didampingi Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko dan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo ini diikuti oleh segenap OPD di lingkungan Pemkab Probolinggo yang nantinya mendukung jalannya pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga kesehatan.

Droping vaksin yang sudah dikirim oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahap pertama sejumlah 3000 dosis yang disimpan di Gudang Farmasi Kesehatan Kabupaten Probolinggo sudah didistribusikan di 34 fasilitas kesehatan di Kabupaten Probolinggo diantaranya 33 puskesmas dan satu rumah sakit yaitu RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Dimana 34 fasilitas kesehatan ini nantinya menjadi pusat pelayanan vaksinasi ditinjau berdasarkan kajian kesiapan, baik dari sarana prasarana maupun sumber daya manusianya. Tinggal 5 (lima) rumah sakit yang belum siap untuk pelayanan vaksinasi dan lebih menunggu proses pelatihan bagi tenaga kesehatan yang bertugas.

Pelaksanaan vaksinasi serentak ini akan dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada Jum’at dan Sabtu (29-30/1/2021) untuk 3 ribu tenaga kesehatan di periode pertama. Sedangkan pencanangan vaksinasi masal di Kabupaten Probolinggo akan dilaksanakan pada bulan Pebruari 2021. Pada periode kedua untuk sasaran prioritas kedua yaitu menyelesaikan sisa tenaga kesehatan kurang lebih 200 orang.

Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE menjelaskan, vaksin yang berjumlah 3000 dosis untuk 3000 tenaga kesehatan yang didaftarkan melalui sistem terintegrasi/sistem data pusat yang diakses pada aplikasi.

“Ke-3000 vaksin ini merupakan pengiriman tahap pertama dari total alokasi vaksin 6.480 dosis. Untuk penyuntikan Vaksin yang ke-2 akan dilakukan setelah jedah selama 14 hari akan dikirim kemudian,” katanya.

Bupati Tantri menambahkan untuk 10 tokoh dan pejabat publik nantinya menerima vaksin pertama sebagai kick off dilaksanakan saat pencanangan pada tahap kedua. “Harapannya akan memberikan dampak yang signifikan sebagai role model kepada masyarakat,” tegasnya. (y0n)