Sunday, September 19, 2021
Depan > Kesehatan > Pemkab Gelar Rakor dan Evaluasi Cakupan Vaksinasi Covid-19

Pemkab Gelar Rakor dan Evaluasi Cakupan Vaksinasi Covid-19

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, Rabu (15/9/2021) siang di Pendopo Prasadja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo.

Rakor yang dipimpin oleh Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini dihadiri oleh anggota Forkopimda Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo. Serta Camat sebagai Ketua Satgas Covid-19 di kecamatan bersama jajaran Forkopimka.

Program percepatan vaksinasi merupakan sebuah upaya yang dilakukan Pemkab Probolinggo dalam mencegah penularan dan melindungi masyarakat terhadap bahaya virus Covid-19. Kabupaten Probolinggo dalam situasi pandemi ini masuk pada Level 2 (dua) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Semua ini berkat kerja keras tim Satgas dan jajaran aparat TNI/Polri dalam menangani Covid -19 serta pencanangan program vaksinasi masyarakat.

Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar supaya Kabupaten Probolinggo mengalami peningkatan hingga menjadi kriteria Level 1 PPKM. Namun untuk mewujudkan hal tersebut harus mampu menjalankan persyaratan baru yang telah ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI

Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko berharap kepada satgas kecamatan untuk terus lebih melakukan dukungan kepada masyarakat dalam mensukseskan strategi program percepatan vaksinasi.

“Forkopimda bersama Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah sepakat mensukseskan target capaian vaksinasi demi kesehatan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Plt Bupati Timbul meminta agar melakukan berbagai macam strategi yang baik dan tepat dalam kurun waktu 2 minggu ini agar supaya Kabupaten Probolinggo memenuhi target capaian vaksinasi sebagaimana yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat. “Para Camat bersama tim satgas kecamatan serta para tenaga kesehatan di puskesmas siap menjalankannya agar supaya vaksinasi terlaksana sesuai target,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono menyampaikan sesuai harapan dari Pemerintah Pusat target capaian vaksinasi minimal 50% terlebih hingga mencapai 70% dengan kurun waktu selama dua minggu.

“Tentunya untuk mensukseskan program capaian vaksinasi memerlukan suatu kebersamaan dan kekompakan kita semua yang tujuannya adalah untuk kebaikan, kesehatan serta keselamatan masyarakat dari bahaya Covid-19,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono memaparkan tentang persyaratan baru dalam capaian vaksinasi. Dalam ketentuan untuk mempertahankan Level 2 PPKM dengan persyaratannya adalah capaian vaksinasi dosis 1 harus diatas 50 % dengan ketentuan waktu 2 (dua) minggu.

“Jika Kabupaten Probolinggo masuk kriteria Level 2 dan tidak mampu melakukan capaian target diatas 50%, maka akan kembali lagi menjadi level 3 (tiga) dengan segala pembatasan-pembatasan yang ada. Hal yang lainnya adalah capaian vaksinasi untuk lansia. Jika ingin mempertahankan Level 2 PPKM harus memiliki capaian vaksinasi pada lansia 40%,” ungkapnya. (y0n)