Sunday, May 19, 2024
Depan > Pemerintahan > Pemkab Gelar Pendampingan Penyusunan RPJMDes dan Tata Kelola Keuangan Desa

Pemkab Gelar Pendampingan Penyusunan RPJMDes dan Tata Kelola Keuangan Desa

Reporter : Syamsul Akbar
SUKAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar pendampingan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan tata kelola keuangan desa, Selasa (21/6/2022) di Hotel Nadia Desa Sapikerep Kecamatan Sukapura.

Kegiatan ini diikuti oleh 249 orang kepala desa (kades) yang baru dilantik dan 24 orang Camat. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi kewenangan desa dan tugas fungsi kepala desa oleh Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto serta sinkronisasi RPJMD dan RPJMDes oleh Kepala Bappelitbangda Kabupaten Probolinggo Santiyono.

Selanjutnya, audit kinerja melalui Siswakeudes oleh Inspektur Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo, penyusunan Peraturan Desa oleh Kabag Hukum Setda Kabupaten Probolinggo Priyo Siswoyo serta peranan PPID oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Probolinggo Yulius Christian.

Kepala DPMD Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengungkapkan sesuai dengan regulasi paling lambat 3 bulan setelah dilantik pada 13 April 2022, kepala desa harus sudah menetapkan Peraturan Desa (Perdes) Tentang RPMDes pada 13 Juli 2022 dan ikhtiar agar pelaksanaan APBDes partisipatif, transparan dan akuntable.

“Harapannya Perdes RPJMDes dapat ditetapkan sebelum tanggal 13 Juli 2022 agar pelaksanaan anggaran untuk pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat dapat dilaksanakan dengan prinsip partisipatif, transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Sementara Plt Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko mengatakan dalam rangka percepatan penyelesaian RPJMDes tersebut, diperlukan langkah-langkah strategis salah satunya adalah pendampingan untuk memberikan peningkatan pemahaman kepala desa terpilih tentang beberapa regulasi yang mengatur tentang perencanaan, penganggaran, pengelolaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban program dan kegiatan yang ada di desa.

“Saya menekankan bahwa RPJMDes ini adalah dasar bagi pembangunan desanya selama 5 tahun kedepan. Jadi semua mimpi, visi dan misi serta tujuan kepala desa untuk membangun desanya selama 6 tahun harus dimasukkan dan ditulis dalam RPJMDes ini,” katanya.

Menurut Plt Bupati Timbul, dalam penyusunan RPJMDes ini banyak sekali indikator yang harus diukur dalam penyusunannya. Ada sinkronisasi dengan RPJMD Kabupaten Probolinggo, penyelarasan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Probolinggo, kebutuhan masyarakat yang harus diakomodir dalam musdus-musdus yang telah dilaksanakan, isu strategis yang berkembang di desanya dan di Kabupaten Probolinggo seperti peningkatan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19.

“Selanjutnya, peningkatan kualitas SDM terutama perangkat desa, memasukkan Tanah Kas Desa (TKD) ke APBDes dan masih banyak lagi isu strategis lainnya. Terakhir adalah kemampuan ketersediaan dana baik itu dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), APBD Kabupaten Probolinggo, APBD Provinsi Jawa Timur, bantuan dari APBN, Pendapatan Asli Desa (PADes) penghasilan dari tanah kas desa, CSR perusahaan dan sumber dana lain yang sah dan diakui oleh Negara,” jelasnya.

Selain itu jelas Plt Bupati Timbul, pemutakhiran data desa melalui profil desa dan kelurahan (prodeskel) beserta pemutakhiran Indeks Desa Membangun (IDM) yang harus segera dilakukan dengan cepat dan tepat serta akurat karena data dari kegiatan tersebut menjadi dasar penentuan besaran Dana Desa tahun-tahun selanjutnya dan status desa menjadi dasar penentuan kebutuhan jumlah perangkat desa. Data desa tersebut merupakan salah satu dasar dalam menyusun RPJMDes, sehingga dapat diketahui desanya akan dibawa kemana selama 6 tahun kedepan.

”Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo mohon kepada 249 kepala desa ini agar bisa lebih memahami isi dari RPJMDes yang sudah disusun karena RPJMDes inilah panduan dari pembangunan desa sampai dengan akhir masa jabatan,” pungkasnya. (wan)