Saturday, April 13, 2024
Depan > Pemerintahan > Pemkab dan PTDI-STTD Teken MoU dan Perjanjian Kerjasama Pola Pembibitan

Pemkab dan PTDI-STTD Teken MoU dan Perjanjian Kerjasama Pola Pembibitan

Reporter : Syamsul Akbar
BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darah (PTDI-STTD) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI melakukan penandatanganan (teken) nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerjasama tentang pola pembibitan dalam rangka mencetak tenaga ahli di bidang transportasi darat.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko dan Direktur PTDI-STTD Ahmad Yani, Rabu (14/12/2022). Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Taufik Alami.

Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko mengatakan perkembangan transportasi mengalami peningkatan yang sangat pesat. Hal ini ditandai dengan kemajuan teknologi dalam sistem transportasi.

“Tentunya bila tidak diimbangi dengan ketersediaan sumberdaya manusia di bidang transpotrasi yang memiliki kualifikasi teknis perhubungan maka akan berdampak pada kurang optimalnya pelayanan keselamatan transportasi,” katanya.

Untuk mencukupi kekurangan SDM tersebut jelas Wabup Timbul, Pemkab Probolinggo melaksanakan kerjasama pemenuhan kebutuhan formasi bidang perhubungan melalui pola pembibitan antara PTDI-STTD dengan Pemkab Probolinggo.

“Penandatangan kesepakatan bersama dan perjanjian kerjasama ini merupakan wujud nyata ikhtiar dan sinergitas antara Pemkab Probolinggo dengan Politeknik Transportasi Darat Indonesia untuk membentuk insan perhubungan yang kompeten dan berkualitas di bidang transportasi darat,” jelasnya.

Menurut Wabup Timbul, kerjasama ini tentunya akan memberikan kesempatan bagi putra putri daerah Kabupaten Probolinggo untuk bisa belajar setelah melalui tahapan seleksi dan mekanisme di PTDI-STTD ini.

“Dari kesepakatan bersama ini kami mengharapkan pada tahun akdemik 2023 Politeknik Transportasi Darat Indonesia sudah mengalokasikan calon taruna/taruni yang berasal dari Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo Taufik Alami menyampaikan bahwa kerjasama dalam bentuk MoU antara Pemkab Probolinggo dengan PTDI-STTD Kemenhub RI ini merupakan ide murni dari Wakil Bupati Probolinggo.

“Bagaimana memberikan peluang dan kesempatan yang setinggi-tingginya bagi generasi muda Kabupaten Probolinggo untuk meraih cita-cita masa depannya bekerja di pemerintahan dalam hal ini di Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Taufik mengharapkan nantinya program ini bisa diikuti oleh seluruh lulusan SLTA sederajat di Kabupaten Probolinggo untuk ikut seleksi di program pola pembibitan Kemenhub RI. “Dengan demikian mereka bisa memberikan sumbangsih, tenaga, pikiran dan ide-ide gagasan dalam pengembangan dan pembangunan transportasi di Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Terpisah Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kabupaten Probolinggo Bambang Singgih Hartadi mengungkapkan kerjasama antara Pemkab Probolinggo dengan PTDI-STTD ini dilakukan untuk mencetak tenaga ahli di bidang transportasi yang mempunyai kualifikasi teknis. Perjanjian kerjasama ini akan berjalan selama 5 tahun ke depan.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi karena seiring dengan perkembangan transportasi yang meningkat dan diiringi dengan teknologi tentunya diharapkan harus diimbangi dengan kebutuhan SDM yang handal. Ikuti seleksi melalui tahapan-tahapan yang telah ditetapkan oleh PTDI-STTD,” ujarnya.

Bambang menegaskan bahwa nantinya lulusan dari PTDI-STTD Kemenhub RI ini bisa langsung bekerja di jajaran Pemkab Probolinggo karena sudah memiliki basic keilmuan transportasi dan langsung mendapatkan NIP (Nomor Induk Pegawai).

“Untuk kuotanya sudah ditetapkan oleh PTDI-STTD. Kita selama lima tahun ke depan mengusulkan 19 orang sesuai analisa jabatan yang ada untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang transportasi,” pungkasnya. (wan)