Monday, September 20, 2021
Depan > Pemerintahan > Pemkab dan Australia Rakorev Program PRIM

Pemkab dan Australia Rakorev Program PRIM

Reporter : Mujiono
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melakukan rapat koordinasi dan evaluasi (rakorev) dengan Pemerintah Australia dalam rangka peningkatan kinerja dan pemeliharaan jalan Provincial Road Improvement dan Maintenance (PRIM), Kamis (26/9/2019) di Peringitan Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Kehadiran Tim Australia yang dipimpin oleh Anna McNicol sebagai Counsellor Economic Governance and Infrastructure ini diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono dan tim program PRIM dari beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan sektor infrastruktur jalan merupakan bagian dalam pembangunan nasional. Bukan hanya pembangunan jalan baru, namun ada peningkatan kinerja dan pemeliharaan jalan nasional maupun jalan daerah (provinsi dan kabupaten), salah satunya di Kabupaten Probolinggo.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga berinisiasi mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dapat meningkatkan kinerja dan pemeliharaan jalan daerah melalui program hibah Peningkatan Kinerja dan Pemeliharaan Jalan Provinsi atau PRIM.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono menyampaikan ungkapan terima kasih kepada tim pelaksana program Provincial Road Improvement dan Maintenance (PRIM) dari Australia yang hadir untuk melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dan monitoring evaluasi (monev) tentang peningkatan kinerja dan pemeliharaan jalan PRIM.

“Semoga program PRIM dari Australia ini menjadi poin penting untuk bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan lebih meningkatnya pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Sementara Anna McNicol sebagai Counsellor Economic Governance and Infrastructure merasa senang dan bangga dengan Kabupaten Probolinggo. Sebab program PRIM untuk peningkatan infrastruktur ini telah terlaksana dan berjalan dengan baik. “Program ini dapat mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru berupa koridor akses menuju BTS khususnya,” katanya. (y0n)