Wednesday, October 27, 2021
Depan > Pemerintahan > Pemkab-BPN Sosialisasikan Program PTSL

Pemkab-BPN Sosialisasikan Program PTSL

Reporter : Syamsul Akbar
PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Probolinggo memberikan sosialisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Kabupaten Probolinggo, Selasa (26/1/2021).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE, Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo Adhryansah, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Probolinggo Martono dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono.

Sosialisasi program PTSL tahun 2021 ini diikuti oleh sejumlah Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, 13 camat serta 61 kepala desa di Kabupaten Probolinggo yang mengikuti secara virtual.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Probolinggo Martono menyampaikan untuk kegiatan PTSL tahun anggaran 2021 mendapatkan target 53.100 bidang dan berlokasi di 13 kecamatan diantaranya Kecamatan Bantaran, Banyuanyar, Besuk, Gading, Kotaanyar, Kraksaan, Krejengan, Lumbang, Maron, Paiton, Pakuniran, Sukapura dan Tegalsiwalan.

“Dalam program PTSL tahun 2021 ini kita mempunyai strategi mendekat, merapat dan menyeluruh yang tujuan akhirnya menciptakan desa lengkap, kecamatan lengkap dan kabupaten lengkap,” ujarnya.

Sementara Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE mengatakan Pemkab Probolinggo mendukung penuh PTSL ini karena merupakan program pemerintah yang berskala nasional. “Tujuannya untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum terhadap hak atas tanah masyarakat secara pasti,” katanya.

Dengan program PTSL ini Bupati Tantri mengharapkan agar kedepan bisa mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga mampu menyelesaikan target dengan baik. Pada saatnya nanti dalam proses tahapan sampai dengan proses penyerahan sertifikat kepada masyarakat happy ending semuanya.

“Kami mohon kepada operator lapangan untuk menjalankan amanah tersebut secara profesional. Namun, ini juga harus didukung dari seluruh unsur atau stakeholder terutama para kepala desa serta camat agar PTSL ini berjalan sesuai dengan rencana,” pungkasnya. (wan)