Wednesday, October 27, 2021
Depan > Kemasyarakatan > Pemkab Berikan Pelatihan Digital Marketing Bagi UMKM

Pemkab Berikan Pelatihan Digital Marketing Bagi UMKM

Reporter : Syamsul Akbar
KREJENGAN – Dalam rangka pemberdayaan kelembagaan potensi dan pengembangan usaha mikro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro memberikan pelatihan digital marketing bagi UMKM di Ridho Resort Desa Krejengan Kecamatan Krejengan, Selasa hingga Kamis (12-14/10/2021).

Kegiatan yang diikuti oleh UMKM unggulan Kabupaten Probolinggo ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto didampingi narasumber Yustina Suhandini Tjahjaningsih dan Ahmad Izzudin dari Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo.

Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Zulkarnain mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk memudahkan interaksi dengan pelanggan secara online dan meningkatkan konversi penjualan.

“Selain itu hemat biaya promosi, dapat melayani customer secara real time, membantu menjangkau pengguna smartphone, meningkatkan penjualan dan keuntungan serta membantu bisnis agar siap bersaing dengan kompetitor,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, kondisi disruktif ini terus berpengaruh pada kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Dampak negatif tidak hanya memukul sektor kesehatan, namun berbagai sektor perekonomian, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Saat ini sudah terjadi perubahan pasar dari offline menjadi online. Digital minded sudah menjadi slogan di semua sektor,” katanya.

Untuk itu jelas Anung, di tengah pembatasan aktifitas yang ditetapkan pemerintah untuk mengurangi dampak penyebaran pandemi Covid-19, semua dipaksa untuk berproses transformasi marketing dengan memanfaatkan digital marketing.

“Kita harus bangkit bersama dan terus berkarya, mampu menjadi agen percepatan pemulihan ekonomi. Karena disadari atau tidak, positif impact dari pandemi ini adalah percepatan menuju revolusi industri 4.0,” jelasnya.

Menurut Anung, disinilah tantangannya, siapa yang lincah dialah yang akan menjadi pemenang. “Pelaku UMKM dipaksa untuk keluar dari kebiasaan, adaptif terhadap perubahan dan terus meningkatkan ketangguhan di tengah pandemi serta terus memperkuat daya saing di tengah persaingan global,” pungkasnya. (wan)