Sunday, May 19, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Pelaku UMKM Sumberasih Diberi Sosialisasi Pentingnya Pembuatan Laporan Keuangan

Pelaku UMKM Sumberasih Diberi Sosialisasi Pentingnya Pembuatan Laporan Keuangan

Reporter : Syamsul Akbar
SUMBERASIH – Sebanyak 30 pelaku UMKM di Kecamatan Sumberasih diberi sosialisasi pentingnya pembuatan laporan keuangan dan pembayaran berbasis digital bagi UMKM di Balai Desa Muneng Kecamatan Sumberasih, Kamis (9/6/2022) siang.

Kegiatan ini digelar oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur. Sebagai narasumber Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Sumberasih Erna Dewi NS dan Penyelia Pemasaran Bank Jatim Cabang Kraksaan Agus Salim.

Muhammad Andi Hakim, selalu ketua pelaksana mengungkapkan sosialisasi pentingnya pembuatan laporan keuangan dan pembayaran berbasis digital bagi UMKM ini dilatarbelakangi karena rata rata pelaku UMKM masih belum memiliki manajemen keuangan yang proper. Padahal hal ini sangat penting untuk keberlangsungan dari usaha yang dirintis.

“Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan program kerja yang kami miliki. Dimana tujuannya adalah untuk memajukan keberadaan produk UMKM yang ada di Kecamatan Sumberasih,” ujarnya.

Andi Hakim menerangkan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan bahwasanya pembuatan laporan keuangan dan pembayaran digital itu sangat penting di era sekarang. Karena dengan adanya pembuatan laporan keuangan, pelaku UMKM dapat mengetahui pemasukan dan pengeluaran secara rinci.

“Dengan adanya kegiatan ini para pelaku UMKM akan mendapatkan pengetahuan untuk nantinya diterapkan pada usahanya masing-masing secara gratis. Harapannya dapat membantu para pelaku UMKM dalam memanajemen usahanya lebih baik dengan adanya laporan keuangan,” harapnya.

Sementara Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Sumberasih Erna Dewi NS mengatakan kegiatan ini sangat membantu bagi para pelaku UMKM agar tahu pentingnya laporan keuangan. Selama ini pelaku UMKM ini selalu mengabaikan tentang laporan keuangannya. Biasanya laporan keuangan yang dibuat itu asal-asalan.

“Dengan adanya kegiatan ini mereka lebih paham dan mengerti apa pentingnya laporan keuangan. Harapannya mereka menjadi tahu dan paham bahwa dengan membuat laporan keuangan dia bisa mengevaluasi seberapa berhasil usahanya,” katanya.

Dalam hal manajemen keuangan jelas Erna, jenis usaha yang akan dipilih harus mengandung 5 mudah meliputi mudah pasar, mudah bahan baku, mudah tenaga kerja, mudah peralatan dan mesin serta mudah prosesnya.

“Akan lebih baik jika pelaku usaha mau belajar technical skill sesuai dengan bidang yang akan diusahakan. Penting mempelajari managerial skill sebagai pengawal keberhasilan suatu usaha serta terus mencari pengetahuan dan informasi untuk pengembangan usahanya,” pungkasnya. (wan)