Saturday, July 24, 2021
Depan > Kesehatan > Pecahkan Rekor MURI, PPNI Gelar Edukasi BHD Massal

Pecahkan Rekor MURI, PPNI Gelar Edukasi BHD Massal

Reporter : Syamsul Akbar
PAITON – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Probolinggo menggelar edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) secara massal di Pantai Bohay Desa Bhinor Kecamatan Paiton, Minggu (15/3/2020) pagi.

Kegiatan tersebut digelar serentak di 38 DPD PPNI kabupaten/kota se-Jawa Timur dengan jumlah terbanyak untuk memecahkan rekor MURI. Peringatan HUT ke-46 PPNI tahun ini mengambil tema “Perawat Hebat, Masyarakat Sehat”.

Untuk di Kabupaten Probolinggo, edukasi BHD secara massal ini diikuti oleh 316 orang edukator. Sementara se-Jawa Timur yang digelar secara bersamaan pada hari dan jam yang sama, jumlahnya mencapai 20.000 edukator.

Edukasi BHD secara massal ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo Judi Suratmoko didampingi oleh Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko.

“Kegiatan ini sengaja kami tempatnya di Pantai Bohay karena kami ingin memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah untuk memasarkan tempat-tempat wisata. Disamping memberikan edukasi kepada masyarakat juga untuk memasarkan wisata karena disiarkan live se-Jawa Timur. Disamping itu kami juga memberikan bantuan ratusan masker,” kata ketua panitia Sugianto.

Menurut Sugianto, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi kegawatan. Masyarakat sudah mengetahuai kalau terjadi kegawatan dan bencana di sekitarnya sehingga tahu apa yang harus dilakukan. Disamping itu ingin memberikan kontribusi di bidang kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Probolinggo khususnya kepada program-program Pemerintah Daerah.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa lebih tanggap terhadap suatu bencana dan kegawatan di daerahnya. Selain itu, peningkatan kapasitas untuk perawat sendiri sehingga bisa berperan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan masyarakat,” harapnya.

Sementara Ketua DPD PPNI Kabupaten Probolinggo Mujoko menyampaikan pada prinsipnya pada kegiatan BHD tersebut adalah dalam rangka untuk mendidik masyarakat bagaimana untuk mengatasi sesama. Apabila diantaranya ada serangan jantung, bagaimana pertolongan pertama dalam penyelamatannya.

“Targetnya ke depan secara berkala dan kontinue masyarakat menularkan dan menyebarkan kepada teman-teman sejawat atau lingkungan sekitarnya, bagaimana mengatasi apabila ada orang pingsan mendadak atau masalah saluran pernapasan yang terjadi di lingkungannya,” katanya. (wan)

cww trust seal