Depan > Pemerintahan > Pastikan Kesiapan Pelaksanaan SKB CPNS

Pastikan Kesiapan Pelaksanaan SKB CPNS

Reporter : Hendra Trisianto
KRAKSAAN – Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bersama Petugas Pelaksana Seleksi Nasional Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dari Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II Surabaya memastikan kesiapan pelaksanaan SKB di Kabupaten Probolinggo, Jum’at (10/12/2021) siang di Kantor Bupati Probolinggo.

Hal tersebut dilakukan dengan menggelar gladi bersih dan simulasi kesiapan petugas pada setiap alur yang akan dilalui peserta SKB. Pada kegiatan ini juga dilakukan pengecekan sejumlah sarana prasarana pendukung yang akan dibutuhkan pada pelaksanaan SKB, Sabtu dan Minggu (11-12/12/2021).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BKD Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin bersama koordinator Pelaksana Seleksi Nasional SKD CASN Tahun 2021 Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II Elisabeth Kristika Sapurwoko dan diikuti oleh Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Dewi Vironica.

Pengecekan pertama diawali dari kegiatan swab antigen di balkon lantai III Kantor Bupati bagi seluruh petugas yang akan bertugas mulai Sabtu (11/12/2021. Kemudian dilanjut memeriksa kesiapan sarana prasarana dan alur masuk peserta mulai dari pintu depan sampai Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo yang akan menjadi tempat pelaksanaan SKB.

Selain itu, pengecekan juga dilakukan terhadap kesiapan petugas keamanan dan kamar mandi di setiap lantai. Halaman Kantor Bupati Probolinggo juga tidak lepas dari pengecekan. Terutama pada lokasi tunggu hingga pelayanan kesehatan di sisi luar sebelah timur dan ruang isolasi di sisi sebelah barat.

“Alhamdulillah, kesiapannya sudah kita persiapkan sejak beberapa hari yang lalu, terutama untuk ruangan yang akan ditempati SKB sudah ready. Saat ini hanya proses mengintegrasikan server yang dilakukan pihak BKN dan vendor,” kata Hudan Syarifuddin

Hudan menegaskan verifikasi awal di pintu depan sudah harus detail untuk memastikan bahwa yang hadir adalah benar-benar orang yang sama pada kartu peserta. Kemudian ruang penitipan barang pihak-pihak juga menyiapkan dua ruang yang berbeda untuk tiap sesi untuk menghindari kerumunan.

“Untuk metal detector dan body checking, personil Satpol PP harus lebih teliti. Terutama barang elektronik kecil seperti flashdisk dan barang elektronik mini lainnya, sekecil apapun harus diwaspadai,” tegasnya.

Koordinator Panselnas SKD CASN Tahun 2021 BKN Kanreg II Surabaya Elisabeth Kristika Sapurwoko mengemukakan berdasarkan pengamatan, simulasi dan gladi H-1 ini persiapannya sudah sangat detail dan penerapan Prokes sudah sangat bagus.

“Pemkab Probolinggo sudah pengalaman melaksanakan tes ini, intinya alurnya sama dengan SKD kemarin jadi tidak banyak yang perlu kami kritisi. Selain itu lokasinya cukup luas sehingga potensi kerumunan pada masing-masing alur sangat mungkin untuk kita minimalisir,” terangnya.

Sementara itu Juru Bicara Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr Dewi Vironica juga menuturkan, berkaca pada pelaksanaan SKD penerapan prokes sudah bagus. Namun untuk saat ini pihaknya mengusulkan tambahan satu personil di bilik desinfektan agar peserta tidak perlu buka tutup pintunya.

Selanjutnya Dewi menjelaskan sampai saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan dari panitia terkait peserta yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun jika saat hari H ada peserta yang terdeteksi pada validasi Peduli Lindungi atau terindikasi terindikasi Covid-19 maka peserta itu wajib melakukan swab ulang yang disediakan panitia.

“Jika hasilnya positif peserta ini terpaksa harus ikut tes pada sesi cadangan, yakni setelah sesi terakhir pada hari terakhir. Intinya kami tetap concern pada penerapan prokes yang ketat, karena kami semua tidak ingin timbulnya klaster Covid-19 pada pelaksanaan SKB ini,” pungkasnya. (dra)