Saturday, April 13, 2024
Depan > Kemasyarakatan > Pasca Longsor di Desa Negororejo dan Madakaripura, BPBD Lakukan Asesment

Pasca Longsor di Desa Negororejo dan Madakaripura, BPBD Lakukan Asesment

Reporter : Syamsul Akbar
LUMBANG – Pasca terjadinya tanah longsor di jalan setapak menuju Air Terjun Madakaripura dan Desa Negororejo Kecamatan Lumbang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melakukan asesment dan koordinasi pada Minggu (28/1/2024).

Asesment yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief ini dilakukan di lokasi longsor jalan setapak menuju Air Terjun Madakaripura. Selain asesment, dilakukan pula koordinasi dengan Kepala Desa Negororejo Kecamatan Lumbang di lokasi longsor plengsengan sungai di Desa Negororejo Kecamatan Lumbang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Oemar Sjarief bersama Forkopimka Lumbang dan TRC PB BPBD Kabupaten Probolinggo melihat dari dekat kondisi longsoran tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menghimbau kepada masyarakat terutama yang tempat tinggalnya berada di bibir sungai atau dekat dengan aliran sungai untuk lebih berhati-hati dalam manghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan deras dan banjir bandang.

“Masyarakat kami himbau untuk senantiasa menjaga alam di sekitar kita seperti tindak membuang sampai apapun ke sungai dan lain sebagainya. Semoga Kabupaten Probolinggo senantiasa dilindungi Allah SWT dari segala bencana,” katanya.

Sementara Camat Lumbang Saniwar menyampaikan bahwa pada hari Sabtu tanggal 27 Januari 2024 sekitar pukul 16.00 WIB telah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga deras di wilayah Kecamatan Lumbang sehingga terjadi banjir dan mengakibatkan kerusakan TPT di Desa Negororejo sepanjang -+60 meter dengan tinggi 7 meter longsor.

Selain itu, akibat hujan deras tersebut, jalan ke area wisata Air Terjun Madakaripura sepanjang -+300 meter dengan tinggi 3 meter juga habis serta mengakibatkan kerusakan pada 2 saluran pipa air bersih Desa Branggah sepanjang 300 meter dengan ukuran 3 inci dan 300 meter dengan ukuran 2 inci. Serta saluran pipa air bersih Desa Negororejo sepanjang 300 meter dengan ukuran 3 inci.

“Banjir juga menimbulkan kerusakan lahan sawah serta 2 unit sepeda motor warga hanyut. Tetapi sudah ditemukan dalam kondisi rusak. Alhamdulillah, peristiwa ini tidak memakan korban jiwa,” ungkapnya. (wan)