Depan > Kemasyarakatan > Pasar Ikan Bersih dan Kuliner Kebon Agung Diresmikan

Pasar Ikan Bersih dan Kuliner Kebon Agung Diresmikan

Reporter : Syamsul Akbar
KRAKSAAN – Pasar ikan bersih dan kuliner di Desa Kebon Agung Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI diresmikan, Selasa (19/7/2022).

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDS-PKP) KKP RI Artati Widiarti didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Probolinggo Budi Purwanto dan Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari.

Dalam kesempatan juga diserahkan bantuan peralatan pemasaran (coolbox) kepada 40 pedagang yang ada di Pasar Ikan Bersih Kebon Agung Kabupaten Probolinggo. Sekaligus tasyakuran berupa pemotongan tumpeng. Dilanjutkan dengan peninjauan ke lapak-lapak pedagang di pasar ikan bersih dan kuliner Kebon Agung.

Turut menyaksikan peresmian pasar ikan bersih dan kuliner Kebon Agung ini Direktur Pemasaran Ditjen PDS-PKP KKP RI Erwin Dwiyana, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto, perwakilan Dinas Perikanan serta Forkopimka Kraksaan.

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari menyampaikan Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu sentra perikanan yang sangat penting di Jawa Timur.

“Hasil perikanan di Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu yang terbesar di Jawa Timur. Untuk itu perlu dukungan pemerintah dalam meningkatkan potensi dan pemasaran perikanan di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Evi mengharapkan agar bantuan coolbox dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Begitu juga pasar ikan bersih ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya agar upaya dari pemerintah pusat tidak sia-sia menjadikan ikan sebagai salah satu komoditas pangan utama di Indonesia. “Karena ikan ini tinggi protein dan ini merupakan salah satu visi dan misi dari sektor perikanan dan kelautan di Indonesia,” terangnya.

Sementara Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Probolinggo Budi Purwanto mengatakan tujuan pembangunan pasar ikan bersih dan kuliner pada mulanya adalah untuk menjaring potensi perikanan dan kelautan di wilayah timur Kabupaten Probolinggo, yang mana Kabupaten Probolinggo adalah daerah yang terletak di pesisir pantai utara Pulau Jawa yang kaya akan hasil laut dan ikan.

“Kota Kraksaan sebagai ibu kota Kabupaten Probolinggo memiliki daya gerak ekonomi yang cukup tinggi. Diharapkan dengan dibangunnya pusat kuliner ikan di pasar ikan bersih Kebon Agung akan mampu menggerakkan potensi perekonomian dan wisata di wilayah timur Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Menurut Budi pasar ikan bersih dan kuliner Kebon Agung ini telah beroperasi sejak bulan Mei tahun 2022. Setelah menerima berita acara hibah aset, pengelolaan pasar ikan bersih dan kuliner Kebon Agung ini diserahterimakan kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), sebagai dinas pengampu pasar se-Kabupaten Probolinggo.

“Pasar ikan bersih dan kuliner ini telah menjadi sentra jual beli hasil perikanan dengan jumlah pedagang ikan sebanyak 40 orang dan 3 pedagang sentra kuliner. Aktivitas dan operasional pasar ikan bersih dan kuliner ini berjalan aktif di malam hari sejak pukul 23.00 hingga pukul 06.00 pagi. Yang mana pasar ikan ini sejak sebelum dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan terkenal sebagai sentra grosir pedagang ikan untuk wilayah Kota Kraksaan dan sekitarnya,” jelasnya.

Budi menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang memberikan bantuan peralatan pemasaran berupa coolbox atau kotak pendingin untuk penyimpanan ikan kepada 40 pedagang pasar Kebon Agung.

“Insya Allah bantuan tersebut akan sangat membantu para pedagang pasar ikan yang selama ini masih menggunakan coolbox sederhana dari styrofoam yang masih belum terjamin kebersihan dan keamanan bebas dari zat zat berbahaya,” tegasnya.

Sedangkan Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP RI Artati Widiarti mengungkapkan pembangunan pasar ikan bersih ini dibangun melalui APBN tahun 2021 dengan anggaran Rp 2,06 miliar yang terdiri dari 40 lapak ikan dan 3 kios kuliner serta dilengkapi beberapa fasilitas pendukung.

“Dengan adanya pembangunan pasar ikan bersih di Kabupaten Probolinggo diharapkan dapat lebih meningkatkan minat masyarakat dalam mengkonsumsi ikan serta peningkatan AKI (Angka Konsumsi Ikan) tersebut bersama-sama dengan program-program prioritas yang lain,” ujarnya.

Dalam rangka menjaga mutu dan keamanan hasil perikanan jelas Artati, KKP juga memberikan bantuan peralatan pemasaran berupa coolbox yaitu wadah penyimpanan produk yang bertujuan untuk melindungi, mencegah atau menunda kerusakan maupun terjadinya penurunan mutu hasil kelautan dan perikanan.

“Saya berpesan agar pasar ikan bersih ini dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik sesuai peruntukkannya sebagai destinasi belanja, destinasi wisata dan destinasi kuliner ikan serta merancang kegiatan-kegiatan yang dapat menarik konsumen dan menyampaikan laporan secara rutin,” pungkasnya. (wan)