Depan > Kemasyarakatan > Pandemi COVID-19, KKKS Serahkan Alat Cuci Tangan

Pandemi COVID-19, KKKS Serahkan Alat Cuci Tangan

Reporter Mujiono
MARON – Untuk mengantisipasi penyebaran wabah COVID-19 di lokasi sekolah, Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Probolinggo memberikan bantuan peralatan kesehatan di tengah-tengah pandemi COVID-19 berupa alat cuci tangan yang didistribusikan kepada 48 lembaga pendidikan SD/MI di 12 kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.

Ketua Umum KKKS Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko beserta pengurus menyerahkan bantuan alat cuci tangan yang diterima oleh Kepala SDN untuk kebutuhan para siswa siswi di sekolah dalam rangka mengantisipasi adanya penularan virus corona di Pendopo Kecamatan Maron, Senin (20/7/2020).

Bantuan alat cuci tangan ini didistribusikan pada 8 (delapan) SDN di 4 (empat) kecamatan. Diantaranya SDN Maron Wetan 1 dan SDN Maron Wetan 2 Kecamatan Maron, SDN Pesawahan 1 dan SDN Ranuagung 1 Kecamatan Tiris, SDN Batur 2 dan SDN Prasi 1 Kecamatan Gading serta SDN Pakuniran 1 dan SDN Sogaan 1 Kecamatan Pakuniran. Masing masing sekolah/lembaga pendidikan memperoleh 2 (dua) set alat cuci tangan.

Bantuan alat cuci tangan dari KKKS Kabupaten Probolinggo juga akan diberikan pada Selasa (21/7/2020) di lembaga pendidikan SD/MI di 4 (empat) kecamatan. Meliputi SDN Sumber 1 dan SDN Sumber 4 Kecamatan Sumber, SDN Wonoasri 1 dan SDN Wonoasri 2 Kecamatan Kuripan, SDN Patalan 1 dan SDN Sepoh Gembol 1 Kecamatan Wonomerto, SDN Bayeman 1 dan SDN Bayeman 2 Kecamatan Tongas.

Untuk Rabu (22/7/2020), bantuan alat cuci tangan juga akan didistribusikan di SDN Randuputih 2 dan SDN Mranggon Lawang 1 Kecamatan Dringu, SDN Bulu dan SDN Sidopekso Kecamatan Kraksaan, SDN Alasnyiur dan SDN Sumurdalam Kecamatan Besuk serta SDN Sidodadi dan SDN Jabung Sisir 1 Kecamatan Paiton.

Ketua Umum KKKS Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko mengatakan bantuan ini diberikan untuk mengarahkan anak-anak sekolah agar aktif melaksanakan protokol kesehatan.

“Salah satunya gerakan disiplin cuci tangan untuk mencegah penularan virus corona di lembaga sekolah. Sehingga siswa siswi di sekolah selalu sehat dan dapat mengikuti proses pembelajaran di sekolahnya dengan baik di tengah-tengah pandemi COVID-19,” katanya.

Menurut istri Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini, dengan membiasakan penerapan cuci tangan, hal ini sebagai metode untuk mengarahkan siswa siswi di sekolah terbiasa melakukan cuci tangan.

“Dengan demikian, siswa siswi bisa terhindar dari penyakit, khususnya virus corona yang membuat resah dan pada akhirnya menggangu kelancaran aktivitas pendidikan di sekolah,” pungkasnya. (y0n)